Istri Brigadir Fandi Berulang Kali Pingsan

Korban Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok

646
GUGUR DALAM TUGAS : Anggota Densus 88 Antiteror Polri Brigadir Polisi Anumerta Fandi Setya Nugroho dimakamkan di tanah kelahirannya, TPU Kuncen Kramat Selatan Magelang Tengah Kota Magelang, Rabu (10/5). (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GUGUR DALAM TUGAS : Anggota Densus 88 Antiteror Polri Brigadir Polisi Anumerta Fandi Setya Nugroho dimakamkan di tanah kelahirannya, TPU Kuncen Kramat Selatan Magelang Tengah Kota Magelang, Rabu (10/5). (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG–Salah satu anggota Densus 88 Antiteror Polri yang gugur dalam kerusuhan di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Brigadir Polisi Anumerta Fandi Setya, Rabu (10/5) sekitar pukul 09.15, dimakamkan di tanah kelahirannya, Kota Magelang. Ratusan anggota kepolisian menjaga prosesi pemakaman almarhum. Sedangkan wartawan tidak diperkenankan mendekati rumah duka maupun lokasi pemakaman, yaitu TPU Kuncen Kramat Selatan Magelang Selatan Kota Magelang.

Sebelumnya, jenazah almarhum tiba di rumah duka Jalan Duku II RT 03 RW 10 Perum Korpri, Kampung Ngembik, Kelurahan Kramat Selatan, Kota Magelang, sekitar pukul 07.30. Jenazah disalatkan terlebih dahulu di Masjid Al Wathoniyah dan disemayamkan di rumah duka.

Sekitar 15 menit kemudian, dilakukan upacara pemberangkatan jenazah di depan rumah duka.

Suasana duka tampak menyelimuti rumah korban. Almarhum merupakan anak kedua dari pasangan Rumpoko dan AKBP Djumiati, Kabag Ren Polres Magelang. Wartawan tidak diperkenankan mendekati rumah duka daan hanya bisa mendekat dalam radius sekitar 10 meter. Puluhan karangan bunga ucapan dukacita menghiasi jalan menuju rumah duka.

Selanjutnya jenazah dibawa dengan mobil jenazah menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kuncen yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah duka dengan diiringi ratusan pelayat dan dikawal aparat kepolisian. Upacara pemakaman berlangsung secara kemiliteran dan diiringi tembakan salvo ke udara.

Dalam pembacaan riwayat singkat almarhum, Brigadir Polisi Anumerta Fandi Setya Nugroho lahir di Magelang pada 9 Desember 1988 dengan jabatan terakhir sebagai Banit Dit Penyidikan Densus 88 Antiteror Polri. Almarhum gugur pada Rabu (9/5) lalu saat melaksanakan tugas. Almarhum meninggalkan seorang istri, dr Deha Sholecha dan satu anak, Shanum Sheha yang berusia 8 bulan.

Dalam upacara pemakaman, inspektur upacara dipimpin oleh Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Budi Yuwono. Budi menyampaikan, atas nama negara, bangsa, dan Kepolisian RI, dengan ini mempersembahkan kepada persada ibu pertiwi jasa dan raga almarhum Brigadir Polisi Anumerta Fandi Setya Nugroho. “Roh dan jiwanya kembali kehadirat Allah SWT, semoga dalam darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi teladan bagi kita semua dan rohnya mendapatkan tempat yang semestinya di alam baka,” kata Budi.