Atlet Paragames Ikuti SBMPTN

259
SEMANGAT : Ni Made Arianti saat mengikuti SBMPTN di SMAN 2 Kota Magelang. Dalam ujian SBMPTN tersebut, ia dibantu pengawas ujian yang membacakan soal secara bergantian. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
SEMANGAT : Ni Made Arianti saat mengikuti SBMPTN di SMAN 2 Kota Magelang. Dalam ujian SBMPTN tersebut, ia dibantu pengawas ujian yang membacakan soal secara bergantian. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Empat penyandang disabilitas mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Sub Panlok Magelang, Selasa (8/5). Salah satu penyandang disabilitas tersebut, bahkan adalah atlet lari Asian Paragames 2018, Ni Made Arianti asal Bali. Total ada 4.798 peserta SBMPTN yang mengikuti ujian di Sub Panlok Magelang.

“Kuota SBMPTN di Panlok Solo sudah penuh maka segera saya pilih Panlok 42 Semarang dan memilih Sub Panlok Magelang sebagai lokasi ujian. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Solo dan saya didampingi pendamping atlet selama ujian di Magelang,” tutur atlet asal Bali yang mempunyai kekurangan di bagian penglihatan low vision sejak lahir ini. Pada Asian Paragames, Arianti akan bertanding di nomor atletik 100 meter dan 200 meter.

Dalam pelaksanaan SBMPTN, Arianti dibantu oleh dua pengawas yang bergantian membacakan soal dan membantu mengisi jawaban di Lembar Jawab Komputer (LJK).

Rektor Universitas Tidar Magelang Prof Cahyo Yusuf yang ditemui di sela-sela pengawasan SBMPTN mengapresiasi semangat peserta dengan keterbatasan yang pantang menyerah dalam menempuh ujian bersama peserta lainnya. “Saat ini belum ada kuota khusus untuk siswa berprestasi dengan kekurangan fisik/difabel masuk Untidar lewat jalur SBMPTN. Namun untuk jalur penerimaan mandiri, Untidar mempunyai alokasi dan nilai plus tersendiri,” tandas Cahyo.

Cahyo menjelaskan, pada pelaksanaan SBMPTN ke-4 kalinya di Sub Panlok Magelang, tercatat ada empat peserta berkebutuhan khusus. Yaitu dua peserta tunanetra, satu peserta tunarungu dan satu peserta tunadaksa.

Ketua SBMPTN Sub panlok Magelang Whinarko Juliprijanto menuturkan, total peserta SBMPTN di Sub panlok Magelang berjumlah 4.798 orang. Terbagi atas 1.973 peserta sains dan teknologi (saintek), 2.443 peserta sosial dan humaniora (soshum) dan 382 peserta campuran. “Dari total peserta 4.798 peserta hanya 4.464 peserta atau 93 persennya yang mengikuti ujian,” tutur Whinarko. (had/ton)