Trans Semarang Genjot Transaksi Cashless

569
TEKNOLOGI BARU : Plt Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan (paling kanan), menunjukkan cara pembayaran tiket Trans Semarang melalui aplikasi OVO. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEKNOLOGI BARU : Plt Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan (paling kanan), menunjukkan cara pembayaran tiket Trans Semarang melalui aplikasi OVO. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang terus menggenjot penggunaan transaksi non tunai atau cashless bagi para pengguna moda transportasi umum Trans Semarang. Salah satunya bekerja sama dengan PT Visionet Internasional (OVO) dan Grab, untuk semakin memudahkan penumpang dalam melakukan transaksi non tunai.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, Kusnandir mengatakan, kerjasama tersebut merupakan tindak lanjut anjuran pemerintah untuk menggerakan transaksi non tunai. Kerjasama ini sendiri sebagai opsi pembayaran dan tiket penumpang di seluruh halte Trans Semarang melalui pembayaran non tunai yang lebih simpel, instan, dan aman menggunakan aplikasi.

Plt Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan, menambahkan, dengan aplikasi tersebut penumpang Trans Semarang, bisa melakukan pembayaran tiket menggunakan aplikasi QR Code OVO. Caranya dengan  menunjukan QR Code OVO yang kemudian dilakukan scan oleh petugas. “Biaya tiket Trans Semarang secara otomatis diambilkan dari saldo yang terdapat dalam akun penumpang,” jelasnya.

Sistem pembayaran baru ini, lanjut Ade, untuk melengkapi beberapa pilihan yang sudah ada yakni smartcard, Tapcash, brizzi, dan Tcash. “Harapan kami, dengan berbagai macam pilihan yang kami sediakan, penumpang mulai beralih ke transaksi nontunai yang jauh lebih cepat dan lebih mudah,” harapnya.

Managing Director Grabpay Indonesia Ongki Kurniawan mengatakan, saat ini sedikitnya ada 300 halte Trans Semarang yang akan langsung muncul ketika pencarian di aplikasi Grab. Sehingga ketika ingin melanjutkan perjalanan dapat mengunjungi Grab Shelter dan langsung memesan layanan transportasi aman dan nyaman lewat Grab Car maupun Grab Bike. “Grab Car maupun Grab Bike bisa dibilang menjadi angkutan feeder yang menghubungkan atau mengantar penumpang dari shelter BRT Trans Semarang ke tempat tujuan,” ujarnya.

Direktur Utama OVO Adrian Suherman menjelaskan kerja sama dengan Pemkot Semarang tersebut sebagai dukungan program Semarang Smart City. Untuk pemakain aplikasi OVO sebagai sistem pembayaran hanya dengan mengunduh aplikasi OVO dan mengisi saldo dompet di aplikasi (top up). “Jadi tidak usah mikir uang receh ataupun uang kembalian,” ucapnya. (den/zal)