Kanker Tulang, Ossy Sering Muntah Darah

1099
LEMAH TAK BERDAYA : Ossy Mardhianti Utami, siswi SMP 1 Kendal, tergolek lemah tak berdaya akibat kanker tulang yang menggerogoti tubuhnya. (BUDI SETIYAWAN/RADAR SEMARANG)
LEMAH TAK BERDAYA : Ossy Mardhianti Utami, siswi SMP 1 Kendal, tergolek lemah tak berdaya akibat kanker tulang yang menggerogoti tubuhnya. (BUDI SETIYAWAN/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Ossy Mardhianti Utami, 14, siswi SMP 1 Kendal yang menderita kanker tulang hingga kini masih tergolek lemah tak berdaya. Penyakit itu kian hari menggerogoti sistem kekebalan tubuhnya. Bahkan beberapa hari belakangan ini, Ossy merasa sakit yang hebat pada sekujur tubuhnya. Diperparah dengan batuk kering yang dideritanya, membuatnya tak bisa beristirahat karena seluruh badannya sakit.

“Kadang sampai muntah darah dari mulut dan hidung. Bahkan saat buang air besar (BAB) ataupun buang air kecil juga ada darahnya,” katanya, kemarin.

Tak hanya itu, perutnya kadang merasakan kejang dan sakit hingga setiap malam ia tidak bisa tidur. “Perut saya itu kalau buat makan obat ataupun makan sembarangan, sudah bisa. Karena sering sakit,” akunya.

Siswi itu mengaku sudah pasrah akan kondisinya. Sebab karena penyakitnya itu, ia merasa dirinya sudah menyusahkan orang-orang di sekitarnya. “Saya merasa kalau kondisi saya sekarang ini cuma jadi beban keluarga,” akunya.

Sebagai anak-anak, ia mengaku sangat ingin bermain bersama teman dan adik-adiknya. Namun apa daya, kakinya tak mampu lagi untuk menyangga dengan seimbang tubuhnya. Sebab kanker di tulang kakinya begitu cepat merembet kemana-mana.

Kondisi tidak bisa berjalan ini, diakui Ossy, sudah berjalan hampir delapan bulan terakhir ini. Selama itu, ia hanya berbaring di kamar tidur. Untuk mandi, membersihkan tubuh dan semua aktivitas pribadi, Ossy sudah tak sanggup dan hanya bergantung pada ayahnya Sutomo yang selama ini merawatnya.

Ossy mengaku kasihan kepada ayah dan adik-adiknya. Karena penyakitnya itu, ayahnya kini tidak bisa bekerja, tapi harus merawatnya. Sementara kebutuhan keluarga, diakuinya sangat banyak, terutama untuk biaya hidup dan sekolah adiknya.

Namun beberapa waktu terakhir ini, ada bantuan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT). Bantuan sembako dan perlengkapan untuk Ossy. Bahkan ACT juga berencana memberikan bantuan modal usaha, agar Sutomo bisa bekerja lagi. “Ke depan akan mengupayakan memberikan modal usaha bagi ayah Ossy agar bisa mempunyai penghasilan dengan usaha kecil di sekitar rumahnya,” kata Relawan ACT Kendal, Sugiyanto.

Sementara Sutomo terharu dengan bantuan dari sejumlah relawan dan donatur. Baginya, bantuan sekecil apapun bisa meringankan beban Ossy yang delapan bulan tergolek lemah di tempat tidur. “Saya banyak terima kasih sudah membantu kami,” ucapnya lirih sembari menitikan air mata. (bud/ida)