Wali Kota Hendi Jadi Tokoh Inspiratif 2018

488
INSPIRATOR : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif dalam ajang Government Award 2018, di Jakarta, Kamis (5/4). (HUMAS PEMKOT SEMARANG)
INSPIRATOR : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif dalam ajang Government Award 2018, di Jakarta, Kamis (5/4). (HUMAS PEMKOT SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – WALI Kota Semarang, Hendrar Prihadi dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif dalam ajang Government Award 2018, bersama Tri Risma Harini, Ridwan Kamil, dan Ramadhan Pomanto, di Jakarta, Kamis (5/4). Masuknya Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam jajaran Tokoh Inspiratif itu karena dirinya dinilai telah berhasil melakukan sebuah lompatan besar bagi Kota Semarang melalui percepatan pembangunan fisik maupun non fisik.

Lompatan besar yang dilakukan oleh Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut salah satunya terlihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang yang saat ini telah berhasil lebih tinggi dari kota-kota besar lainnya. Dalam rilis BPS disebutkan IPM Kota Semarang tahun 2016 yang sebesar 81.19, tercatat lebih tinggi dari IPM Kota Surabaya dengan 80.38, serta Kota Bandung dengan 80.13.

Hal tersebut menjadi capaian luar biasa bagi Kota Semarang dulu selalu tertinggal dari kota-kota besar lain yang ada di Indonesia. Tergambar dari IPM Kota Semarang yang pada tahun 2011 hanya sebesar 77.58, berada di bawah IPM Kota Surabaya yang sebesar 77.62 , dan Bandung dengan 78.12.

Lompatan besar Kota Semarang tersebut antara lain didorong oleh berbagai inovasi program yang diinisiasi oleh Hendi, seperti Berobat Gratis untuk Seluruh Masyakat dengan Universal Health Coverage (UHC), Layanan Gawat Darurat Ambulan Hebat, Kredit Wibawa 3 persen/tahun, Kampung Pelangi, Taman Kota, Revitalisasi Pasar Tradisional dan seterusnya.

Tak hanya itu, Hendi juga telah berhasil membangun 112 Kampung Tematik yang tersebar di 16 kecamatan. Selain itu juga, dirinya berhasil menyulap sejumlah aset pemerintah yang terbengkalai menjadi produktif untuk dapat mendongkrak ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah Hutan wisata Tinjomoyo yang saat ini telah direvitalisasi menjadi pasar digital. Selain itu Hendi juga terus mendorong Kota Lama Semarang untuk dapat diakui sebagai Warisan Budaya Duni oleh UNESCO 2020.

Efeknya  kunjungan wisata ke Kota Semarang dalam satu tahun mencapai angka 5,65 juta wisatawan per tahun 2017. Angka tersebut meningkat tiga kali lipat jika dibandingkan capaian jumlah kunjungan pada tahun 2011 yang hanya berkisar pada 2,09 juta wisatawan saja, yang mana terdiri dari 2,07 wisatawan lokal / nusantara dan 27 ribu wisatawan mancanegara.

Terkait dinobatkannya Hendi sebagai Tokoh Inspiratif Goverment Award 2018, dirinya berterima kasih kepada pihak penyelenggara, karena Kota Semarang dapat lebih dikenal luas lagi di tingkat nasional. “Bagi saya penghargaan bukan target, namun setiap kali mendapat penghargaan, nama Kota Semarang lebih dikenal lagi, ini positif bagi kami”, tutur Hendi. “Sehingga harapannya dengan penghargaan ini, lebih banyak lagi yang penasaran dengan Kota Semarang, dan datang untuk berkunjung”, tambahnya.

Sementara itu perwakilan penyelenggara Goverment Award 2018, Nevy Atharia menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah, mulai tingkat kota, kabupaten dan provinsi pada beberapa kategori. “Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, investasi, layanan publik, pariwisata, e-Government serta pimpinan daerah sebagai tokoh inspiratif,” tutur Nevy. “Ini bisa menjadi rujukan dan motivasi bagi daerah lain untuk meningkatkan kinerjanya. Selamat, dan terus berinovasi agar bisa menginspirasi pemimpin lainnya,” tegasnya. (*/zal)