Puluhan Pengusaha Digembleng Ayo Obah

982
TIRU JAKARTA : Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO), Faransyah Jaya saat presentasi di depan para pengusaha. (Istimewa)
TIRU JAKARTA : Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO), Faransyah Jaya saat presentasi di depan para pengusaha. (Istimewa)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 50 pengusaha dan wirausaha muda dari eks Karesidenan Semarang digembleng pelatihan kewirausahaan Ayo Obah dengan tajuk Training for Trainers penggerak Ayo Obah tingkat kecamatan. Acara digelar di Sekretariat Tim Perjuangan Merah Putih, Jalan Pamularsih Nomor 95 Semarang, kemarin.

Gerakan Ayo Obah ini merupakan nama lain dari gerakan OK OCE yang menjadi program calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Jateng Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO), Faransyah Jaya mengatakan program ini bertujuan membangun kewirausahaan di masyarakat. Program itu akan menjadi unggulan pasangan Sudirman-Ida. Gerakan Ayo Obah juga akan melahirkan program-program yang langsung bisa dirasakan masyarakat kalangan bawah. “Kami mendukung penuh gerakan ini, dan kami yakin di tangan Pak Dirman, membawa OK OCE di Jateng yang merupakan upaya untuk membuka peluang usaha rakyat,” katanya.

Coach Faran optimistis target yang dicanangkan Sudirman Said akan tercapai. Jika program OK OCE menargetkan penciptaan dua juta lapangan kerja dalam waktu lima tahun, Ayo Obah menargetkan pembukaan lima juta lapangan kerja bagi penduduk Jateng.

Ia menambahkan, seperti halnya OK OCE di Jakarta, gerakan Ayo Obah juga akan melahirkan program-program yang langsung bisa dirasakan masyarakat kalangan bawah. “Kami sangat mendukung program Ayo Obah ini, agar mencetak wirausahawan baru di Jateng,” tandasnya.

Ke depan, gerakan Ayo Obah ini juga akan disinergikan dengan gerakan OK OCE di Jakarta. “Ke depannya terus kita kolaborasikan dengan OK OCE di Jakarta agar target yang diinginkan Pak Sudirman dan Bu Ida mencetak wirausahawan dan lapangan kerja bisa tercapai,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir para penggerak Ayo Obah yang merupakan pengusaha dari berbagai jenis dan bidang usaha di se-eks Karesidenan Semarang. Diantaranya Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal.

Sebagaimana diketahui, Sudirman-Ida memiliki tiga prioritas target pembangunan yang masuk dalam 22 janji kerja. Dimana tiga prioritas tersebut adalah menekan kemiskinan dari 12,23 persen menjadi 6 persen, menyediakan 5 juta lapangan kerja dan membangun pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Gerakan Ayo Obah sendiri dalam rangka menyediakan lima juta lapangan kerja tersebut. (fth/ric)