Tentang Edisi 18 Maret 2018

205

Lha kok jadi nyritain film pak? Kok ada yang aneh? Setelah kemarin kayak galau sampai tanya tulisan di Disway dilanjut atau tidak. Terus sekarang tulisannya tentang isi film. Kok Pak Dahlan kayak galau gitu?

Behamami

Catatan Disway:
Gak bolehkah saya nulis tentang film? Hahahaaa…

Memang awalnya saya tidak ada niat menulis tentang film. Saya merasa tidak kompeten. Tapi begitu nonton Loving Vincent saya kaget.

Lho. Kok ada film yang pembuatannya begini kreatif. Ini baru pertama. Baru pertama ini. Jalan ceritanya dalam bentuk lukisan.

Mentang-mentang… hehehe…film ini bercerita tentang tokoh pelukis dunia Vincent van Gogh.

Saya begitu mengagumi kreatifitasnya. Ijinkan saya mengeskpresikan kekaguman saya akan kreativitas itu dalam wujud tulisan tersebut.

Saya akan salah kalau saya mengkritisi film tersebut. Itu bukan kompetensi saya.

Apakah saya lagi galau? Seperti anggapan Anda? Stttttt….! Biarlah itu jadi rahasia saya….

Gila. Jenius. Kreatif. Kunci tulisan tentang pelukis Van Gough yang hebat.
Sudah banyak tulisan tentang pelukis ini. Tapi ceritanya gak enak. Sulit diikuti.

Setelah ditulis Pak Dahlan… jadi terang benderang.

Padahal bahan-bahannya sama. Hasil baca dan nonton. Bukan sumber pertama. Bukan wawancara.

Matur nuwun Pak Dahlan. Biasanya seminggu sekali catatan pak Dahlan muncul di koran. Sekarang tiap pagi.

Bagus-bagus pula. Bangun pagi langsung buka HP. Buka disway.id.

Gak perlu beli koran. Cukup beli pulsa. Atau nunut wifi.

Sekalian belajar terus. Cara menulis ala pak disway. Pakai kalimat2 pendek. Satu kata. Dua. Tiga. Empat. Lima. Ojo sepuluh.

Jon

Catatan Disway:
Hahahahaa… tulisannya orang yang lagi galau biasanya justru sangat baik. Maka sering-seringlah galau. Segalau-galaunya.

Lalu cobalah di puncak kalau itu menulis. Pasti tulisannya bagus. Setidaknya galaunya akan hilang. Hahahahaa sementara.

Mengingat tulisan Anda juga sangat lancar, mengalir dan jernih… maka saya ikut bung Behamami bahwa saya menduga Anda juga lagi galau.

Vincent van Gogh juga diabadikan oleh Don Mc Lean di lagu Starry-starry Night, pinjam judul lukisan Van Gogh itu juga. Lagunya enak tapi sedih, menceritakan Vincent yang capek waras karena orang pada gak paham dia.

Sil

Komentar Disway:
Gara-gara komentar Anda ini saya sehari penuh mencoba mencari lagunya di Youtube. Tidak ketemu.

Bukan salah Anda tapi salah saya: saya lagi di Tianjin.

Google tidak laku. Facebook tidak bisa diakses. Bahkan buka foto di WA pun gak berhasil.

Di sini hampir semua orang pakai WeChat. Akhirnya saya minta teman di Indonesia untuk install WeChat.

Lalu minta lagu Starry Starry Night itu dikirim pakai WeChat. Sukses. Trims ya. Kapan-kapan kita dengarkan bersama-sama.