Olah 10 Ton Ikan per Hari

522
POTENSI DAERAH : Pekerja mengasapi ikan di Sentra Pengasapan Ikan Asap Indah, Desa Wonosari, Kabupaten Demak. Sentra ini bisa mengolah 10 ton ikan per hari. (Nurul pratidina/jawa pos radar semarang)
POTENSI DAERAH : Pekerja mengasapi ikan di Sentra Pengasapan Ikan Asap Indah, Desa Wonosari, Kabupaten Demak. Sentra ini bisa mengolah 10 ton ikan per hari. (Nurul pratidina/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Ragam produk olahan ikan asap belakangan semakin diminati. Asap Indah menjadi salah satu sentra pengasapan ikan yang mengolah hingga 10 ton ikan per hari.

Koordinator Sentra Pengasapan Ikan Asap Indah, Juyamin mengungkapkan, awalnya warga di Desa Wonosari, Kabupaten Demak ini melakukan pengasapan secara perorangan di rumah mereka masing-masing. Karena dari segi estetika dinilai kurang bagus, maka para pengusaha ikan asap ini dipusatkan.

“Sebelumnya bikin di rumah sendiri, asapnya jelek. Kemudian berkumpul di sini. Sekarang, di lahan seluas sekitar setengah hektare ini dibangun 76 lapak dan diisi oleh warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai pengusaha ikan asap,” ujarnya, kemarin.

Berbagai jenis ikan dari nelayan seluruh Idonesia, baik laut maupun tawar dipasok ke sentra ini. Dalam sehari mereka dapat mengolah setidaknya 10 ton ikan. “Biasanya ikan pari, tongkol, makarel yang dipasok dari nelayan Indramayu, Lamongan dan lain-lain. Kalau ikan air tawar biasanya lele,” ujarnya.

Ikan yang telah diolah tersebut lantas didistribusikan ke pasar-pasar tradisional di seluruh Jawa Tengah. Sebagian juga dipasok langsung ke sejumlah rumah makan. “Ikan asap sekarang memang makin diminati. Beberapa resto menjadikannya berbagai olahan. Di Jogja misalnya, dijadikan steak,” bebernya.

Kepala Seksi Pemasaran Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah, Sucahyo mengatakan, pihaknya berupaya untuk mendorong peningkatan UMKM yang ada di wilayahnya. Baik dari segi kualitas maupun pemasaran. “Sebetulnya banyak UMKM kita yang cukup baik produknya, tapi belum banyak dikenal. Karena itu kami bantu mempromosikannya,” ujarnya. (dna/ric)

Silakan beri komentar.