PIRA Garap Suara Perempuan

390
APEL SIAGA : Ketua PIRA Jateng, Nunung Muchayatun Wachid, saat menguatkan barisan dalam Apel Siaga Perempuan Indonesia Raya (PIRA) dan Relawan Perempuan Pemenangan di Kantor DPD Gerindra Jateng. (MIFTAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
APEL SIAGA : Ketua PIRA Jateng, Nunung Muchayatun Wachid, saat menguatkan barisan dalam Apel Siaga Perempuan Indonesia Raya (PIRA) dan Relawan Perempuan Pemenangan di Kantor DPD Gerindra Jateng. (MIFTAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ratusan Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Jateng berkomitmen dan siap memenangkan pasangan Cagub-Cawagub Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah. Mereka akan mengajak seluruh perempuan memilih pasangan tersebut dalam Pilgub Jateng. Sebab, pemilih perempuan di Jateng mencapai 51 persen lebih dari jumlah total pemilih.

Hal itu ditegaskan Ketua PIRA Jateng, Nunung Muchayatun Wachid saat menggelar Apel Siaga PIRA dan Relawan Perempuan Pemenangan di kantor DPD Gerindra Jateng, kemarin. “Kami siap menerjunkan perempuan se Jateng untuk memenangkan Sudirman-Ida,” katanya.

Ia menambahkan, apel siaga untuk menyolidkan internal PIRA di Jateng. Harapannya, seluruh perempuan bisa berpartisipasi dan berkomitmen memenangkan Sudirman-Ida. Karena pasangan tersebut dinilai bisa mewakili dan bisa menperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Selain itu, pemilih perempuan di Jateng mencapai 51 persen lebih dari total pemilih dalam Pilgub. “Kami akan bersatu sengkuyung. Wujudkan Jateng putih dari noda dan bersih dari korupsi,” tegasnya.

Cawagub Jateng Ida Fauziyah turut hadir langsung dalam Apel Siaga tersebut. Ia mengapresiasi kesolidan perempuan-perempuan PIRA Jateng yang mendukungnya secara total. Ia berharap semua bisa satu komando untuk bisa memenangkan Pilgub. “Dengan dukungan tersebut dan seluruh relawan perempuan di Jateng, saya yakin kemenangan akan di depan mata,” katanya.

Ia menambahkan, perempuan memiliki kekuatan dan potensi besar untuk memperkokoh ekonomi keluarga. Selain itu, perempuan juga memiliki peran penting untuk melahirkan generasi emas di Jateng. Karena saat ini banyak persoalan di Jateng terutama angka kemiskinan yang masih tinggi. “Saya ingin, kaum perempuan bisa berkontribusi dalam menurunkan kemiskinan, salah satunya dengan meningkatkan ekonomi keluarga,” tambahnya. (fth/ric)