53.141 KK Terima Bantuan Beras

555
BAGIKAN: Sekda Kabupaten Nasikhin bersama Kepala Sub Divre Bulog Pekalongan Muhson saat meluncurkan Bansos Rastra di Gudang Bulog Kandeman Batang. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAGIKAN: Sekda Kabupaten Nasikhin bersama Kepala Sub Divre Bulog Pekalongan Muhson saat meluncurkan Bansos Rastra di Gudang Bulog Kandeman Batang. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 531.410 Kg beras untuk 53.141 Kepala Keluarga (KK) mulai dibagiakn di Kabupaten Batang. Hal tersebut dintandai dengan peluncuran secara resmi bantuan sosial Beras Sejahtera (Rastra)  untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), secara langsung oleh Sekretasi Daerah Batang Nasikhin bersama Kepala Sub Divre Bulog Pekalongan Muhson dan Kepala Gudang Bulog Kandeman Sutarno di Gudang Bulog Kandeman Batang, Rabu sore (17/1/18).

Sekda Batang Nasikihin mengatakan, bantuan beras sejahtera yang akan di berikan kepada KPM ini berkualitas bagus dibandingan dengan tahun lalu, walaupun dengan jumlahnya lebih sedikit namun kualitasnya lebih bagus.“Pemkab sangat apresiasi dan terimakasih dengan bantuan beras sejahtera yang kualitasnya jauh lebih baik di banding tahun lalu,” kata Nasikhin.

Ia juga mengatakan, dalam pemberian bantuan sosial Rastra kedepan yang akan datang tepatnya di bulan Juli 2018. Pola bantuan diberikan beda, yaitu secara non tunai. Sehingga sejak sekarang kepada OPD (Organisasi Perangat Daerah ) terkait untuk mempersiapkan diri, karena bantuan tersebut membutuhkan sosialisasi yang sangat masif.

“Kedepan masyarakat akan menerima kartu selayaknya kartu ATM yang akan diisi oleh Pemerintah senilai Rp 110.000. Dana tersebut digunakan untuk menebus beras dan telur. Tidak boleh diuangkan, kalau dalam satu bulan tidak habis maka akan ada akumulasi sisa yang akan bisa diambil bulan berikutnya,” jelas Nasikhin.

Penggunaan kartu tersebut lanjutnya, melatih masyarakat untuk disiplin dalam menggunakan kartu sejahtera untuk bisa menebus beras dan telur. Dari segi manfaat sangat luar biasa untuk menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan gizi masyarakat, sehingga kualitas sumber daya manusia juga meningkat yang akan berdampak pada Indek Pembangunan Manusianya.

“Program Rastra sangat membantu Pemkab dalam memberantas kemiskinan sehingga dapat meningkatkan IPM. Dan bantuan ini berdasarkan data yang telah di lakukan pendataan oleh Kementrian Sosial yaitu program data terpadu,” beber Nasikhin.

Diharapkan juga kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan sebaik–baiknya, dan bagi yang tidak menerima karena dinilai sudah mampu, tapi kalau belum mampu tidak menerima akan ada pengusulan data baru melalui dengan proses.

Kepala Sub Divre Pekalongan Muhson menambahkan, Program Bantuan sosial beras sejahtera pada dasarnya sama dengan beras sejahtera reguler, hanya saja untuk tahun 2018 untuk penerima manfaat tidak bayar atau tanpa tebus.

“Bansos Rastra ini akan disalurkan sesuai dengan daftar penerima yang sudah disiapkan oleh Kementerian. Untuk wilayah Sub Divre Pekalongan, KPM nya sama dengan tahun 2017, sebanyak 482.758 KPM. Hanya saja, setiap KPM untuk tahun ini menerima 10 Kg, karena memang alokasi yang diberikan mengalami penuruan drastis sekali. Jadi total bantuan untuk tahun ini sebanyak 4.827.580 Kg,” ungkap Muhson. (han/bas)