Realisasikan Pusat Informasi BRT

381

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebagai alat transportasi andalan warga Semarang, Bus Rapit Transit (BRT) Semarang  kini menjadi armada transportasi yang sangat diminati. Bahkan saking diminitanya, para penumpang seakan tak lelah menunggu BRT pada jam sibuk, bahkan  fokusnya menunggu armada bus, atau fokus segera turun dari bus, akhirnya banyak para penumpang yang kelupaan terhadap barang bawaannya. Sehingga banyak sekali barang-barang yang ditemukan oleh penumpang lain atau oleh petugas Trans Semarang.

Plt Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti mengatakan dari data staf divisi operasional bagian alat komuikasi, pada tahun 2017 lalu sedikitnya 969 barang milik penumpang yang tertinggal didalam bus ataupun shelter. “Barang-barang tersebut ada juga yang jaket, helm bahkan handphone dan dompet yang merupakan milik penumpang,” katanya kemarin.

Setelah ditemukan, petugas mencoba mencari pemilik barang tersebut di bus maupun shelter, kemudian dilaporkan kepada contorl room terkait penemuan barang juga tidak ada yang mengakui. Dari control room tersebut, petugas jaga langsung memberitahukan ke seluruh petugas lewat radio rig yg terkoneksi dengan seluruh bus. “Selain itu kami juga share ke grup WhatsApp petugas yang akan diteruskan ke penumpang,” jelasnya.

Selain itu, dirinya meminta kepada para penumpang yang kehilangan barang untuk segera melapor ke petugas, terutama untuk barang-barang berharga. Dari barang yang ditemukan tersebut, seluruh temuan atau laporan kehilangan terkait barang berharga dapat kembali ke pemilik dalam keadaan utuh. “Namun ada juga kasus seorang penumpang meninggalkan handphone yang di charger di shelter, kebetulan shelter tersebut tidak dijaga dan barang yang ketinggalan hilang,” ucapnya.

Agar kejadian serupa tidak kembali terulang, Ade mengaku akan membangun pusat informasi di tengah kota, rencananya adalah di Jalan Pemuda di depan SMAN 5. Selain itu rencananya shelter yang tidak terpakai tersebut juga digunakan sebagai tempat menjual produk non tunai untuk pembayaran BRT. “Tahun ini rencananya akan segera direalisasikan,” pungkasnya. (den/bas)