Tangkal Radikalisme Melalui Pembinaan Iman

556
ANTI RADIKALISME: Ratusan siswa TPQ di Kecamatan Tengaran mengikuti kegiatan bina amal dan taqwa di halaman kantor Kecamatan Tengaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTI RADIKALISME: Ratusan siswa TPQ di Kecamatan Tengaran mengikuti kegiatan bina amal dan taqwa di halaman kantor Kecamatan Tengaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Ratusan siswa dari 24 TPQ di Kecamatan Tengaran mengikuti bina iman dan taqwa di halaman kantor Kecamatan Tengaran, Rabu (27/12) kemarin. Hal itu sebagai upaya menekan pertumbuhan paham radikalisme yang sangat berbahaya bagi bangsa dan negara Indonesia.

Sekretaris Badan TPQ Kecamatan Tengaran, Jupri, 43, mengatakan pelaksanaan Bina Iman dan Taqwa tersebut selain untuk meningkatkan kerohanian juga membendung arus dari paham radikalisme. “Selain untuk peningkatan iman dan taqwa dari para siswa TPQ, untuk memerangi paham radikalisme sejak dini,” ujar Jupri.

Siswa sekolah keagamaan atau pesantren bisa menjadi sasaran penyebaran ajaran tersebut. Karenanya melalui kegiatan itu, siswa TPQ diajak mengenal dunia pesantren, melatih kemandirian siswa serta mengajarkan bagaimana bertoleransi.

Pasalnya dalam kegiatan tersebut diikuti oleh siswa TPQ dari berbagai latar belakang. Seperti LDII, NU, Muhammadiah, serta MTA. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak menghargai perbedaan. “Secara tidak langsung akan lebih mencintai NKRI. Karena di dalam NKRI itu banyak perbedaan mulai dari keyakinan hingga suku,” katanya.

Selain itu, imbuhnya, diajarkan untuk tidak saling menyakiti antar satu dengan yang lain. “Kami isi kegiatan dengan mujahadah. Di dalamnya beberapa aliran dipersatukan,” katanya.

Dekatakan Jupri, sedikitnya 381 siswa TPQ menjadi peserta dalam kegiatan tersebut. TPQ berasal dari semua desa di Kecamatan Tengaran. Sementara itu, Kepala Desa Klero Kecamatan Tengaran, Winarno mengatakan jika ia mengikutkan 9 TPQ. “Kesemuanya merupakan dari Desa Klero dengan jumlah siswa yang ikut sebanyak 113,” katanya. Ia juga berharap supaya kegiatan tersebut dapat dilakukan secara rutin, sehingga pemahaman agama siswa TPQ dapat menjadi lebih baik. (ewb/ida)