Siapkan 4 Tari Tradisional di Tahun Baru

1657

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Komunitas Lima Gunung akan menyajikan empat jenis tarian dalam acara Pasar Seni Atria dalam menyambut malam pergantian tahun di Hotel Atria Magelang, Minggu (31/12). Pegiat Komunitas Lima Gunung Riyadi Gejayan menjelaskan, tarian yang akan ditampilkan antara lain Gejolan Bocah dengan para pemain anak berdandan warok dan tarian Soreng. Tarian lain yaitu Kipas Mego yang menceritakan kerja keras perempuan agar dapur tetap ‘ngebul’. Tarian terakhir Kuda Lumping yang dimainkan seniman dari lereng Gunung Andong.

“Total penari sekitar 64 orang. Karena nanti di dalam ruangan, tentu kami akan menyesuaikan tempatnya. Meski di dalam ruangan, kami yakin pertunjukan tidak kalah menariknya ketika pentas di luar ruangan,” ungkap Riyadi.

Untuk lebih menciptakan suasana tradisional, menurut Riyadi, instalasi ruangan yang digunakan akan bernuansa tradisional dan menggunakan bahan alam. Karena dikonsep Pasar Seni, dalam pentasnya nanti, penari juga akan mengajak audiens atau tamu hotel untuk terlibat, baik menari maupun menabuh alat musik truntung.

Director of Sales Hotel Atria Nike Ariesta mengungkapkan, Pasar Seni Atria menjadi daya tarik sendiri bagi para tamu. Pihaknya memang sengaja membidik tamu dari luar kota, khususnya warga Magelang yang pada liburan tahun baru nanti pulang kampung ke Magelang selain juga tamu umum.“Kami harap, Pasar Seni Atria mampu menjadi suguhan menarik dan menjadi kenangan bagi para tamu,” jelas Nike. (cr3/ton)