Harus Ikuti Perkembangan Zaman

656

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pelaku usaha travel dan biro perjalanan di Jawa Tengah diimbau mengikuti perkembangan zaman. Pasalnya, saat ini masih banyak pelaku usaha travel dan biro perjalanan yang masih menggunakan cara konvensional.

Hal itu dikatakan oleh Humas DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Jawa Tengah, Santi Aparamita saat ditemui di Ungaran, Selasa (26/12) kemarin. “Semestinya pelaku usahalah yang dituntut memacu dirinya sendiri untuk mengimbanginya,” katanya.

Menurutnya, banyaknya fasilitas online tentang informasi paket wisata dan hotel, tidak bisa mencegah atau menghambat kemajuan dunia usaha travel. “Online travel agent (OTA) harus diikuti, namun di sisi lain apabila kita bisa menjual face to face tentunya layanan yang diberikan berbeda,” tuturnya.

Meski begitu, untuk konsumen harus jeli dalam menangkap informasi seputar tempat wisata dari biro travel melalui internet. Diakuinya beberapa agen travel yang memberikan promosi di dunia maya tidak sesuai dengan kenyataan.

Khusus untuk pembelian tiket, ia menilai semakin hari sistemnya semakin baik. Artinya, keberadaan calo maupun broker saat ini bisa dipersempit ruang geraknya. “Harus dikolaborasi, agar tidak ketinggalan zaman,” ujarnya.

Khusus untuk di Jawa Tengah, lanjutnya, agen travel masih belum terakomodasi dengan baik. Padahal, potensi wisata di Jawa Tengah sangat baik. Apabila agen travel dan biro perjalanan diakomodasi dengan baik, maka akan berdampak kepada tingkat pengunjung wisata di Jawa Tengah.

Ia mencontohkan kondisi pariwisata di Pulau Dewata Bali. Di tempat tersebut koneksi antara tempat wisata, agen travel, transportasi, dan restoran terkoneksi dengan baik. Hal itu sangat kontras dengan kondisi di Jawa Tengah.

“Kami masih diperlakukan seperti anak tiri, berbeda dengan di Bali. Kalau di Bali, kita bawa tamu seakan seperti raja. Di Daerah Istimewa Jogjakarta seperti itu juga, Kabupaten Semarang baru mulai,” ungkapnya.

Hal itu ditunjukkan dengan pemberian pelayanan dan komunikasi yang baik ketika pihaknya membawa tamu atau wisatawan ke beberapa objek wisata di Bumi Serasi. Disamping itu, diberikan harga khusus pada waktu dan paket tertentu. “Perlakuan khusus imbasnya juga ke konsumen. Tentu mereka akan menyampaikan pengalaman baik ke teman, keluarga, dan khalayak,” katanya. (ewb/ida)