Sulap Tanah Mangkrak Jadi Tempat Wisata

Desa Nyamat, Kecamatan Tengaran

628
PEMANDANGAN ALAM : Pengunjung tengah menikmati pemandangan alam objek wisata di desa Nyamat melalui gardu pandang yang ada di objek wisata ini. (IST)
PEMANDANGAN ALAM : Pengunjung tengah menikmati pemandangan alam objek wisata di desa Nyamat melalui gardu pandang yang ada di objek wisata ini. (IST)

TENGARAN – Desa Nyamat, Kecamatan Tengaran sedang dalam upaya menciptakan tempat wisata di daerahnya. Sebuah tanah Desa yang sebelumnya tidak terawat, oleh Kepala Desa Nyamat bersama sejumlah perangkat Desa diubah menjadi sebuah tempat wisata pemandangan alam.

Kepala Desa Nyamat, Y Linggar Utama mengatakan bahwa tujuan dibukanya tempat wisata ini salah satunya adalah sebagai upaya untuk melakukan penghijauan. Selain itu, dengan dibukanya wisata ini diharapkan pendapatan warga maupun Pemerintah Desa bisa terdongkrak dengan aktivitas yang dijalankan di dalamnya.

Y Linggar Utama (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
Y Linggar Utama (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

”Kami ingin memberikan dampak pada segi ekonomi. Selain itu, kami ingin memberikan fasilitas kepada warga Desa, daripada mereka pergi ke luar, kalau di Desa sendiri ada kan akan lebih enak,” jelasnya.

Di tempat ini, dijelaskan olehnya, terdapat sejumlah faslitas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Salah satunya adalah adanya gazebo dan bukit pandang yang bisa dimanfaatkan untuk melihat keindahan pemandangan sekitarr seperti matahari terbenam dan pemandangan rawa pening.

”Ke depan nantinya akan dibangun lapangan dan panggung. Yang lapangan bisa untuk olahraga outdoor. Ini bisa dimanfaatkan warga Desa. Kalau yang panggung bisa untuk menampilkan kesenian. Ini untuk menarik pengunjung juga,” kata dia.

Lebih lanjut, ke depan, di tempat wisata ini juga akan dibangun pasar rakyat yang mana di tempat wisata ini masyarakat bisa menjual aneka kerajinan ataupun hasil olahan makanan, seperti yang sudah terkenal di sini yakni gula kacangnya.

Dengan demikian produk lokal di Desa ini bisa mendapatkan pasar tersendiri ketika memang nantinya banyak pengunjung yang datang.”Di sini anak-anak mudanya juga ada yang usaha sablon. Mungkin nanti akan kami kaitkan dan kami jadikan produk khas Desa. Sudah ditentukan petak-petak untuk kios ini,” kata dia.

Linggar berharap, melalui tempat wisata ini ekonomi masyarakat dapat semakin terangkat. Selain itu, pendapatan Desa juga dapat semakin meningkat sehingga dapat digunakan untuk melakukan pengembangan lebih lanjut demi mencapai kesejahteraan warga masyarakat Desa Nyamat.

”Sayangnya, belum jadi seratus persen sudah ada tangan-tangan jahil yang melakukan pencoretan di beberpa  titik tempat wisata ini. Aksi vandalisme anak-anak muda ini membuat keindahan tempat wisata ini sedikit berkurang,” keluhnya. (sga/bas)