TNI Dukung Program SUSU

514
PENGHIJAUAN : Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Bhakti Agus Fadjari SIP menanam pohon bersama Wagub Jateng, Heru Sudajmoko dan personel TNI pada acara Bakti Penghijauan di lapangan Meteseh, Semarang (20/11/2017). (ISTIMEWA)
PENGHIJAUAN : Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Bhakti Agus Fadjari SIP menanam pohon bersama Wagub Jateng, Heru Sudajmoko dan personel TNI pada acara Bakti Penghijauan di lapangan Meteseh, Semarang (20/11/2017). (ISTIMEWA)

SEMARANG-Kodam IV/Diponegoro mendukung suksesnya program penghijauan, mengerahkan 1.000 personel pada acara Bakti Penghijauan Sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-46, di lapangan Meteseh, Semarang (20/11/2017). Para prajurit dikerahkan untuk mendukung program Tanam dan Pelihara SUSU (Sak Uwong Selawe Uwit) selawase urip.

Pada penanaman pohon kali ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHP), Kodam IV/Diponegoro dan Pengurus KORPRI Jawa Tengah, menanam 5.000 batang pohon dari total bibit 12.000 batang pohon.
“Semoga berkah dan manfaat bagi semua,” kata Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto SSos, MSi melalui Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bhakti Agus Fadjari SIP pada acara Bakti Penghijauan di lapangan Meteseh, Semarang (20/11/2017).

Dalam amanat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya yang dibacakan Direktur Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung pada Ditjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Herudoyo Ciptono, MP mengatakan bahwa target rehabilitasi hutan dan lahan kritis pada RPJMN tahun 2015-2019 adalah seluas 5,5 juta hektare. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui APBN tahun 2015 sampai dengan 2017 hanya dapat merehabilitasi hutan dan lahan kritis seluas 200.000 hektar/etahun.

“Untuk mencapai target rehabilitsi hutan dan lahan sesuai yang ditetapkan, diperlukan kerjasama para pihak, di antaranya masyarakat, corporate social responsibility (CSR) perusahaan, instansi pusat daerah, ormas, mahasiswa, dan lainnya.

Khusus Jawa Tengah, imbuhnya, disediakan 4 persemaian permanen di Kota Semarang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Karanganyar dengan kapasitas 1 juta bibit per persemaian permanen.
“Saat ini, Kementerian LHK sedang menggalakkan pembangunan hutan serba guna yaitu hutan yang menggabungkan fungsi lindung dan produksi berupa hutan tanaman yang tidak hanya menghasilkan kayu. Namun juga buah-buahan dan hasil ikutan lainnya dan jasa lingkungan, baik di kawasan hutan maupun di areal penggunaan lain,” tuturnya.

Menteri mengajak kepada seluruh masyarakat Provinsi Jawa Tengah untuk melaksanakan gerakan tanam 25 pohon selama hidup. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang diwakili Wagub Heru Sudjatmoko menyampaikan imbauan Presiden RI, Joko Widodo tentang gerakan Tanam dan Pelihara, minimal SUSU yaitu Sak Uwong Selawe Uwit, Selawase Urip. Itu sebagai kelanjutan program penanaman One Man One Tree tahun 2009 dan One Billion Indonesian Trees (OBIT) 2010.
Gubernur Jateng mengajak seluruh masyarakat untuk bisa menjadi pelopor dalam penanaman pohon dan memeliharanya. (hid/ida)