Kabupaten Kampar Ingin Tiru KIK

758
BERI PENJELASAN : CEO PT KIK Stanley Ang memberikan penjelasan kepada Bupati Kendal Mirna Anissa dan Bupati Kampar Aziz Zaenal saat berkunjung ke KIK, Jumat (17/11) kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI PENJELASAN : CEO PT KIK Stanley Ang memberikan penjelasan kepada Bupati Kendal Mirna Anissa dan Bupati Kampar Aziz Zaenal saat berkunjung ke KIK, Jumat (17/11) kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL–Bupati Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Aziz Zaenal ingin mendirikan kawasan industri di wilayahnya sebagaimana Kawasan Industri Kendal (KIK). Mengingat, Kampar memiliki kebun kelapa sawit yang luas, perkebunan karet dan masih banyak lagi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar, Aziz Zaenal yang berkunjung ke Kendal bersama Wakil Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto dan Sekda Kampar, serta sejumlah kepala dinas.

“Kami sengaja belajar dengan Kendal yang sudah punya kawasan industri yang dikelola oleh PT Jababeka. Mulai dari regulasinya hingga RTRW-nya seperti apa,” katanya saat berkunjung ke KIK Kendal, Jumat siang (17/11) kemarin.

Menurutnya, Kampar dengan penduduk sekitar 1 juta jiwa merupakan penduduk terbesar kedua di Provinsi Riau setelah Pekanbaru. Dari segi geografi Kampar hampir mirip Kendal, bersebelahan dengan ibu kota provinsi. “Hanya saja, kami tidak memiliki pelabuhan laut, namun kami punya lahan yang luas untuk dibangun kawasan industri,” ucapnya.

Pihaknya ingin mengembangkan wilayah industri yang infrastrukturnya bagus, dekat dengan pelabuhan sehingga bisa ekspor-impor. Dari segi potensi, Kampar punya kebun kelapa sawit yang luas, perkebunan karet dan masih banyak lagi. “Jika Kendal punya mebel, Kampar bisa punya furniture dari pohon karet. Tinggal bagaimana produksinya,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Mirna Annisa menyatakan siap bekerjasama dalam bidang perindustrian. Dalam waktu dekat pihaknya akan berkomunikasi lebih lanjut mengenai kerjasama Kendal dengan Kampar. Sedangkan CEO PT KIK, Stanley Ang menambahkan bahwa pihaknya tidak ada kendala dalam pembangunan KIK. “Semuanya lancar, tidak ada kendala dan sesuai prosedur,” tambahnya. (den/ida)