Perketat Sistem Keamanan Desa

406
GOTONG ROYONG: Warga Desa Randugunting membersihkan lingkungan yang sebagian besar digunakan untuk usaha kos-kosan (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
GOTONG ROYONG: Warga Desa Randugunting membersihkan lingkungan yang sebagian besar digunakan untuk usaha kos-kosan (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

BERGAS – Desa Randugunting, Kecamatan Bergas sedang memperketat sistem keamanan sebagai upaya menanggulangi kejahatan yang sering terjadi di wilayahnya. Sistem tersebut tersebut adalah sistem pendataan dengan memberikan KTP-kos kepada para pendatang di Desa Randugunting.

”Sudah jalan sekitar dua bulanan. Ini sebagian masih sedang proses pengumpulan data-data,” ujar Susiarto, Kades Randugunting ditemui kemarin.

Desa Randugunting, Kecamatan Bergas (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
Desa Randugunting, Kecamatan Bergas (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Dirinya mengatakan, sebagai kampung dengan jumlah pendatang yang cukup banyak, di Desa Randugunting sering terjadi beberapa bentuk kejahatan. Seperti pencurian maupun penipuan.”Di sini kan banyak rumah kos, karena banyak yang datang pergi, kadang ada tindak kejahatan. KTP-kos ini untuk mendata siapa saja yang kos di sini, sehingga kita bisa memantau dan melakukan antisipasi terhadap tindak kejahatan yang mungkin terjadi,” jelasnya.

Di kabupaten Semarang, menurut Susiarto KTP-kos ini baru ada di Desa Randugunting. Sistem pemberlakuan kartu ini, kata dia, akan terus diperbaiki lagi sehingga dapat digunakan secara efektif. ”Sepertinya memang baru sini saja yang ada. Karena memang sepertinya hanya sini yang banyak kos-kosannya,” kata Susiarto.

Sementara itu, Budiman Babinkamtibmas setempat mengatakan bahwa masa berlaku kartu ini adalah 6 bulan dengan perpanjangan jika sudah habis. ”Kartu ini untuk mengidentifikasi orang itu warga kos atau bukan. Kadang-kadang kan ada yang pulang kerja bisa main sampai malem. Kalau yang nggak punya, berarti kan bukan warga kos sini,” kata dia.

“Ini sebagai tindakan preventif kami. Karena memang sering terjadi kejahatan. Seperti 372, 378 dan curanmor,” imbuh Budiman.

Sementara itu, dalam hal infrastruktur, Desa Randugunting tengah memberikan perhatiannya pada pembangunan rabat beton, saluran air dan juga talut. (cr4/bas)