Budayakan Cuci Tangan

239
JAGA KEBERSIHAN: Siswa SD Purwosari 2 Mijen tengah memperagakan cara memcuci tangan dengan benar di moment Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (IST).
JAGA KEBERSIHAN: Siswa SD Purwosari 2 Mijen tengah memperagakan cara memcuci tangan dengan benar di moment Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (IST).

SEMARANG – Pergantian musim dari panas ke musim penghujan membawa dampak munculnya berbagai macam penyakit yang siap menyerang buah hati, diantaranya adalah Demam Berdarah (DB), diare, typus dan masih banyak yang lainnya.

Direktur Umum dan Operasional RSUP Dr. Kariadi, dr. Arif R. Sadad, SH., SpF.,Msi.Med mengatakan jika pada transisi musim kemaru dan penghujan saat ini, jumlah penderita penderita penyakit DB, diare dan typus yang dirawat di rumsah sakit biasanya mengalami peningkatan yang pesat. “Munculnya berbagai penyakit ini bisa dicegah dengan mencuci tangan yang benar,” katanya di sela Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di SD Purwosari 2 Mijen, kemarin.

Ia menerangkan jika tangan merupakan sarana utama masuknya kuman/mikroba penyebab penyakit, ke mulut, hidung dan anggota tubuh lainnya. Bisa melalui makanan dan minuman atau benda-benda yang menempel ditangan baik secara sengaja atau tidak sengaja. “Selain untuk diri sendiri tangan juga sebagai sumber penyaluran kuman dari satu orang ke orang lainnya,” jelasnya.

Mencuci tangan dengan sabun, lanjut Arif, merupakan salah satu tindakan sanitasi yang dilakukan dengan tujuan menghilangkan kuman dan bakteri yang menempel pada tangan, jari, serta kuku-kuku kita. “Mencuci tangan dengan sabun sebaiknya dilakukan sebelum dan sesudah makan, setelah bermain, setelah buang air besar dan sebelum memasak,” ujarnya.

Selain penyuluhan terkait pentingnya cuci tangan untuk mencegah masuknya kuman dan bakteri ke dalam tubuh. Anak-anak SD Purwosari 2 Mijen juga diajari tentang bagaimana cara mencuci tangan dengan benar.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah yang hadir juga sebagai penyuluh kampanye cuci tangan menerangkan mencuci tangan dengan sabun juga bisa menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.“Waktu ideal mencuci tangan untuk mendapatkan hasil maksimal sekitar 40 hingga 60 detik,” paparnya. (den/bas)