Dua Hari Kawasan Tugu Muda Ditutup

577

SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang akan menggelar upacara peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, di bundaran Tugu Muda, Sabtu (14/10) malam. Dalam pelaksanaannya, jalan kawasan Tugu Muda akan ditutup. Penutupan jalan dilakukan dua kali, Jumat (13/10) dan Sabtu (14/10), mulai pukul 17.00 – 21.00 WIB.

Ada  lima ruas jalan yang akan ditutup yaitu Jalan Pandanaran mulai Simpang Eka Karya, Jalan Pemuda dari Paragon Mall, Jalan Mgr Soegijopranoto, Jalan Imam Bonjol hingga perempatan Pierre Tendean, serta Jalan Dr Sutomo hingga Polrestabes Semarang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari jalan protokol bundaran Tugu Muda dan sekitarnya pada hari Jumat dan Sabtu besok. Untuk itu, kepada masyarakat supaya mengambil jalur alternatif lain demi menghindari kemacetan,” jelas Kabag Humas dan Protokol Kota Semarang, Achyani.

“Adapun jalur alternatif yang dapat dilewati masyarakat adalah dari arah barat melalui Jalan Indraprasta yang dijadikan dua lajur selama gladi dan upacara peringatan berlangsung. Lalu dari arah timur dapat belok ke Jalan Kyai Saleh dan Jalan Veteran,” imbuh Achyani.

Achyani juga menjelaskan bagi masyarakat yang hendak menyaksikan upacara peringatan pertempuran lima hari tersebut, disarankan untuk parkir dengan tertib di luar lajur yang ditutup, agar kemacetan tidak bertambah parah.

Pertempuran Lima Hari diperingati sebagai wujud penghormatan atas jasa para pahlawan khususnya para pemuda Semarang yang berjuang melawan penjajah Jepang.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dijadwalkan akan menjadi inspektur upacara. Sementara Komandan Dan Yon Arhanudse-15, Kapten Kav Syarif akan bertindak sebagai komandan upacara. Sedangkan peserta berasal dari TNI, Polri, mahasiswa, ormas, dan pelajar di Kota Semarang. (*/zal)