Babe Terlibat Narkoba Lagi

Sudah Divonis 31 Tahun, Ditangkap 2 Kurir Wanita

618
TIDAK KAPOK: Tersangka Diah Ayu Nandasari, Elvira Novianingtyas dan Sutrisno alias Babe alias Kokoh saat gelar perkara di Kantor BNNP Jateng, kemarin (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TIDAK KAPOK: Tersangka Diah Ayu Nandasari, Elvira Novianingtyas dan Sutrisno alias Babe alias Kokoh saat gelar perkara di Kantor BNNP Jateng, kemarin (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANGDua kurir narkoba asal Solo ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Keduanya, Diah Ayu Nandasari (DAN), 19, warga Mojosongo, Jebres, Solo dan  Elvira Novianingtyas (ENT), 18, kos di Jalan Srigunting V Manahan, Solo. Dua perempuan itu adalah anggota jaringan narkoba yang dikendalikan oleh napi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Kedungpane Semarang bernama Sutrisno alias Babe alias Kokoh. Babe sendiri sudah berkali-kali tersandung kasus narkoba. Bahkan ia sudah tiga kali divonis hukuman, yakni 6 tahun, 8 tahun serta 17 tahun atau total 31 tahun penjara.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula ketika petugas mendapat informasi adanya transaksi narkoba pada Kamis (5/10) sekitar pukul 17.00 di Solo. Kurir yang diketahui bernama Diah Ayu Nandasari tersebut naik bus umum, dan diperkirakan tiba di Solo dari Jakarta pada Jumat (6/10) pagi.

“Begitu mendapat informasi itu, Kamis malam (5/10), Tim Pemberantasan BNNP Jateng melakukan pemetaan, penyelidikan, dan mengidentifikasi tempat-tempat yang diduga akan menjadi tempat pemberhentian bus kurir tersebut,” jelasnya saat gelar perkara di kantor BNNP Jateng, Selasa (10/10).

Petugas yang melakukan pemantauan berhasil mendapati Diah Ayu turun dari bus malam jurusan Jakarta-Solo di depan RS Panti WaluyoSolo, Jumat (6/1) pagi sekitar pukul 09.00. “Begitu turun dari bus, Diah Ayu naik mobil pribadi yang sudah menunggu. Petugas BNNP Jateng membuntuti di belakangnya,” jelasnya.

Mobil yang ditumpangi Diah Ayu akhirnya berhenti di sebuah rumah di Jalan Kahuripan No 25 Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo . Belakangan diketahui rumah tersebut sebuah kos milik NN.  “Ketika turun di depan kos, Diah Ayu langsung kita tangkap. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti sabu seberat 100 gram,” katanya.

“Dari pengakuan Diah Ayu, kami memperoleh informasi kalau dia diperintah oleh temannya berinisial ENT atau Elvira Novianingtyas, 18, untuk mengambil sabu di Jakarta,” terangnya.

Dari mulut Diah Ayu diketahui Elvira Novianingtyas tinggal di sebuah kos di Jalan Srigunting V Manahan, Solo. Berbekal informasi itu, petugas langsung menuju alamat tersebut, dan berhasil mengamankan Elvira di kamar kosnya.

“Dari penangkapan Elvira, petugas kami mendapati sabu seberat 30 gram, serta 2 timbangan digital. Barang tersebut tersimpan di dalam lemari kamar kos,” jelasnya.

Keduanya langsung digelandang ke Mako BNNP Jateng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari pengakuan Elvira, diketahui kalau aksi keduanya atas perintah Sutrisno alias Babe alias Kokoh, gembong narkoba kelas kakap yang saat ini mendekam di Lapas Kedungpane.

Selanjutnya, pihak BNNP Jateng melakukan koordinasi dengan Kalapas Kedungpane Semarang. Napi atas nama Sutrisno langsung diamankan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Selanjutnya Sutrisno dijemput petugas BNNP Jateng.