Hotel akan Dipasangi Pencatat Transaksi

385
Larsita (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU).
Larsita (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU).

MAGELANG – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang berencana memasang alat perekam transaksi atau tapping box di hotel dan restoran. Namun demikian, jumlah mesin yang akan dipasang di tempat-tempat komersial itu belum dibeberkan.

Kepala BPKAD Kota Magelang Larsita mengatakan, cara ini ditempuh untuk mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang. Dengan pemasangan tapping box, perolehan pajak dapat dilakukan secara real time.

“Sebetulnya kami sangat percaya dengan pengusaha-pengusaha, tapi ini dalam rangka untuk memastikan bahwa pendapatan yang kami peroleh itu sebetulnya benar atau tidak,” katanya, Jumat (6/10).

Ia mengungkapkan, mesin tapping box yang sudah tersambung dengan sistem di BPKAD akan mencatat setiap transaksi yang masuk. Hal ini dapat mencegah pajak yang menguap. Terkait inovasi ini, BPKAD sudah bekerjasama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Magelang.

“Misalnya ada tamu yang masuk (check-in, red) 5 orang, nggak mungkin akan dibohongi bilang cuma 2 orang,” ucapnya.

Untuk menggenjot PAD, pihaknya juga melakukan beberapa inovasi lainnya. Antara lain, perubahan Perda Pajak Daerah dan Perda Restribusi Daerah dalam rangka perluasan tax based dan perubahan tarif. Kemudian, penerapan pajak online (e-SPTPD), BPHTB on line dan program host 2 host (H2H) dengan Bank Jateng. (put/ton)