Persibat Gagal Dulang Poin

302
MASIH SEMANGAT : Meski kalah atas PSMS Medan, Laskar Banteng Alas Roban masih semangat dan masih terbuka lebar peluang untuk lolos babak 16 besar Liga 2 Grup B (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
MASIH SEMANGAT : Meski kalah atas PSMS Medan, Laskar Banteng Alas Roban masih semangat dan masih terbuka lebar peluang untuk lolos babak 16 besar Liga 2 Grup B (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

MEDAN-Melakoni pertandingan lanjutan babak 16 besar Liga 2 Grup B di Stadion Teladan Medan, Persibat Batang gagal mendulang poin. Karena dikalahkan tuan rumah PSMS Medan 2-1, Selasa (3/10) kemarin. Kick off tepat pukul 16.00, Ayam Kinantan sukses membalas dendam kekalahan 1-0 saat melawat ke Batang pekan lalu.

Asisten Pelatih Persibat, Abdul Mungin mengaku, anak asuhannya grogi dengan atmosfir pertandingan di kandang PSMS. “Pemain kami mentalnya drop. Apalagi permainan keras sejak awal, sehingga kecolongan gol,” ucapnya saat jumpa pers di akhir pertandingan.

Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurjaman mengaku bersyukur bisa membalas kekalahan di Batang. Pihaknya memang menerapkan strategi menyerang sejak awal babak pertama.

“Saya mengucapkan selamat kepada pemain lantaran bisa menang. Kami juga masih ada peluang untuk lolos. Kami akan recovery dan evaluasi agar lebih baik,” ucap Djanur panggilan akrabnya.

Pemain inti seperti I Made Wirahadi, Elton Maran, Suhandi, dan Frets Listianto langsung diturunkan sejak menit awal. Selain itu, memainkan beberapa pemain di posisi baru dan ternyata berhasil.

“Kami meyakinkan pada suporter agar didukung terus. Walaupun menang tipis, kami masih punya peluang. Jadi saya minta para bobotoh eh suporter PSMS agar terus mendukung kami,” jelasnya.

Jalannya pertandingan sejak menit awal, PSMS Medan terus menyerang. Didukung cuaca hujan membuat pertandingan semakin seru. Terus menyerang tidak membuahkan hasil sampai dengan menit ke-15. Satu-satunya peluang berbahaya dihasilkan PSMS melalui Suhandi, namun tendangannya masih meluncur di atas gawang Muh Sendri Johansyah. Bisa dibilang, di babak pertama, Sendri harus berjuang sendiri di kista gawang Persibat akibat gempuran terus menerus.

Kendati ditekan, Persibat Batang mengimbangi permainan. Laskar Banteng Alas Roban ini mengancam gawang PSMS Medan dengan tendangan-tendangan jarak jauh. Tapi upaya itu masih nihil. Sampai dengan babak pertama, belum ada satu golpun tercipta.

Di babak kedua, PSMS Medan masih tampil menekan dan langsung menggebrak. Hasilnya I Made Irawan berhasil menjebol gawang Persibat Batang. Unggul 1-0, PSMS terus menggencarkan serangan. Frets Listianto nyaris menggandakan keunggulan, namun upayanya masih gagal.

Namun Djanur justru menarik Frets Butuan diganti dengan Reza Pahlevi. Di kubu sebaliknya, Daniel Roekito menarik Ivan Wahyudi dengan Rizki Wijiyanto di lini belakang. Strategi serangan balik dari Daniel ini berhasil. Persibat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Hono Makrufan.

PSMS berbalik unggul 2-1 melalui titik pinalti menyusul handsball di area terlarang. I Made Irawan yang mengeksekusi penalti sukses mencetak gol. Skor 2-1 bertahan sampai babak kedua berakhir.

Hasil ini membuat PSMS Medan mengumpulkan 4 poin dari empat laga dan tertahan di posisi ketiga klasemen sementara. Sedangkan Persibat tertahan di posisi kedua dengan tujuh poin, terpaut tiga poin dari pemimpin klasemen PSIS Semarang yang menang 2-0 atas Persita Tangerang. (han/ida)

Silakan beri komentar.