Jaga Kerukunan dengan Kirab Merah Putih

520
PENUH SEMANGAT : Peserta Kirab Merah Putih saat dilepas Dandim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, dari halaman Kompleks Makam Syeh Tholabuddin Masin Warungasem Batang (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG).
PENUH SEMANGAT : Peserta Kirab Merah Putih saat dilepas Dandim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, dari halaman Kompleks Makam Syeh Tholabuddin Masin Warungasem Batang (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG).

BATANG-Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menggelar berbagai macam kegiatan. Salah satunya Kirab Merah Putih, sebagai bentuk dukungan kepada Negara dalam memerangi paham-paham radikal, Minggu (1/10) kemarin.

Pada Kirab kali ini digelar cukup berbeda. Ada dua titik pemberangkatan peserta Kirab. Pertama dari Makam Syeh Tholabuddin Desa Masin Warungasem dan di Kecamatan Batang.

Kelompok pertama, Kirab Merah Putih dari Warungasem dan start dimulai dari Desa Masin yang dilepas oleh Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha. Selanjutnya peserta pertama disambut kelompok kedua di  Kecamatan Batang, yang kemudian dilepas oleh Bupati Batang H Wihaji.

Bupati Batang Wihaji menegaskan bahwa saat ini banyak cara ingin menjatuhkan dan menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi lain. Hal ini perlu diwaspadai oleh kita semua dan terkadang memasukkan paham ini juga melalui tontonan berupa film atau lainnya. Bisa juga melalui media cetak.

“Mari kita menjaga persatuan dan kesatuan, tingkatkan keimanan dan tetap guyub rukun antar sesama. Dengan guyub rukun, kita bisa menangkal paham radikalisme atau paham lain yang tidak sesuai dengan Pancasila dan agama,” ujar Bupati.

Kirab kali ini diikuti oleh TNI /Polri, Paguyuban Pecinta Seni, Paguyuban Warga Batang, kumpulan sepeda motor dan juga dari Paguyuban Karaoke Pantura. Dengan kirab ini, kata Bupati, bisa menyatukan seluruh elemen masyarakat dan menyatukan umat. Karena salah satunya untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan seperti inilah yaitu Kirab Merah Putih, yang menjadi ideologi warga Indonesia.

Setelah melepas Kirab Merah Putih Bupati Batang didampingi dari jajaran Kodim, Kepolisian dan tokoh masyarakat serta tokoh agama ikut berjalan kaki hingga makam Pahlawan Kadilangu Batang. (han/ida)