Pendaftar Hak Cipta Gratis Masih Kurang

406

WONOSOBO –Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Wonosobo terus mendorong agar pelaku UMKM di Wonosobo memiliki hak cipta. Pada 2017 ini Disdagkop dan UMKM menyediakan kuota 50, untuk pengurusan hak cipta gratis. Sayangnya, sampai awal September 2017, baru ada 38 UMKM yang mendaftar.

“Harapan kami semua pelaku UMKM yang belum memiliki merk atau hak cipta, dapat sesegera mungkin mendaftarkan diri ke kantor kami,” ungkap Kepala Disdagkop dan UKM Wonosobo Agus Suryatin, Selasa (12/9).

Pelaku usaha yang sudah mendaftarkan hak cipta tersebut didominasi oleh usaha batik. Sementara pelaku usaha yang lain seperti seni,  karya rekaman, handycraft dan jenis makanan olahan masih sedikit.

Sementara itu, Kepala Bidang Merk Kementerian Koperasi dan UKM Abdul Malik mengatakan, standarisasi dan sertifikasi produk merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk UMKM. “Hak cipta merupakan salah satu bentuk sertifikasi produk bagian dari hak kekayaan intelektual, dan ini menjadi aset yang penting agar tidak dijiplak dan juga menjaga produk tidak digugat pihak lain,” terangnya.  (cr2/ton)