Kader Desak Ketua PDIP Batang Lengser

688
SEGEL KANTOR : Ratusan kader PDIP Kabupaten Batang menyegel Kantor PDIP Batang, menuntut mundur Ketua DPC PDIP Batang, Lafran Panca Putranto, Senin (4/9) kemarin (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).
SEGEL KANTOR : Ratusan kader PDIP Kabupaten Batang menyegel Kantor PDIP Batang, menuntut mundur Ketua DPC PDIP Batang, Lafran Panca Putranto, Senin (4/9) kemarin (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).

BATANG–Kecewa dengan kepemimpinan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Batang, dr Lafran Pancaputra, ratusan kader partai moncong putih ini menggeruduk kantor PDIP, Senin (4/9) kemarin. Selain menyegel kantor, juga membuat pernyataan bahwa secara de facto kepemimpinan ketuanya berakhir.

Menurut Koordinator Aksi, Hanifan, unjuk rasa tersebut dilakukan oleh 13 dari 15 PAC PDIP. Aksi tersebut sebagai gerakan moral menuntut Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng memecat Lafran Panca Putranto dari jabatannya sebagai Ketua DPC PDIP Batang. Lantaran kondisi PDIP di kancah perpolitikan Batang, tidak ada perubahan ke arah lebih baik, bahkan terpuruk.

“Selain sudah dua kali mengalami kekalahan dalam Pilkada, kini jumlah anggota legislatif terus menurun dari semula berjumlah 17 anggota, kini menjadi 10 anggota,” katanya.

Ia mengatakan bahwa para kader partai akan terus mendesak kepada pengurus DPP dan DPD PDIP Jateng agar mempertimbangkan kembali atau mengganti Lafran dari posisinya saat ini sebagai Ketua DPC PDI Batang.

“Kami akan patuh terhadap keputusan pengurus DPP dan DPD PDI Perjuangan. Hanya saja, kami berharap mereka mengabulkan permohonan kader partai untuk memecat Lafran,” katanya.

Demo yang digelar sejak siang tersebut, didukung oleh sebagian besar PAC PDIP Kabupaten Batang. Massa juga membentangkan beberapa poster bertuliskan, “Kami Butuh Pimpinan Yang Jenius Bukan Yang Tidak Becus”, “Demi NKRI, Mr Lafran Harus Rela Mengundurkan Diri Dari Ketua DPC PDIP, dan “Kalau Tidak Mampu PDIP Hebat Mendingan Turun Bae”.

Salah satu Ketua PAC Wonotunggal, Teguh mengatakan bahwa selama menjabat sebagai ketua PAC 6 periode, banyak rintangan yang dihadapi. Namun yang paling parah, saat kepemimpinan dr Lafran.

“Patut saya jelaskan, bahwa anggota Fraksi PDIP tidak semua mendukung aksi ini, karena takut di-recall. Meski ada beberapa yang berani ikut mendukung aksi ini dan jadi patut diapresiasi keberaniannya,” ucapnya.

Massa merasa kecewa dengan beberapa Ketua PAC yang takut dengan aksi ini, sehingga tidak membawa massa untuk ikut berjuang, seperti PAC Bawang, Bandar dan Tulis. Setelah beberapa saat melakukan orasi, ratusan kader melakukan penyegelan pintu kantor DPC PDIP dengan bertuliskan “Kantor PDI Batang Disegel”. (han/ida)