Tim Penggerak PKK Canangkan Gema Setia dan Gentong Hebat

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXIV Tingkat Kabupaten Pekalongan

797
TINJAU STAND : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau stand peserta Festival Kudapan Megono dalam acara Hari Anak dan Keluarga Nasional Kabupaten Pekalongan (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TINJAU STAND : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau stand peserta Festival Kudapan Megono dalam acara Hari Anak dan Keluarga Nasional Kabupaten Pekalongan (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

PERINGATAN Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXIV Tingkat Kabupaten Pekalongan diselenggarakan, Selasa (29/8) kemarin. Peringatan yang dipusatkan di seputar Lapangan Belakang Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan ini, dimeriahkan dengan Festival Megono Tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2017, Senam Sehat, penampilan seni oleh Forum Anak, serta Deklarasi Anti Kekerasan Terhadap Anak.

Peringatan yang mengambil tema Keluarga Kecil, Keluarga Berketahanan dan Keluarga Berkarakter untuk Mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera ini, juga memberikan bantuan kepada ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan, guna menekan angka kematian pada ibu hamil dan balita di Kabupaten Pekalongan.

Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PMD, P3A dan PPKB), Kabupaten Pekalongan, Mohamad Afib, mengungkapkan bahwa puncak peringatan HAN dan HARGANAS 2017 Tingkat Kabupaten Pekalongan diintegrasikan dengan puncak kegiatan yaitu Festival Kudapan Megono yang diikuti oleh 264 peserta yang berasal dari perwakilan desa dan kelurahan se-Kabupaten Pekalongan.

“Dengan kegiatan seperti ini, megono yang biasanya hanya menjadi bumbu atau pelengkap makanan masyarakat Pekalongan, ke depan bisa dieksplor menjadi aneka makanan atau kudapan. Bahkan bisa menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Pekalongan, selain batik,” ungkap Mohamad Afib.

Festival Kudapan Megono sendiri menyajikan aneka olahan makanan atau kudapan modifikasi dengan bahan megono. Hal tersebut diapresiasi oleh Bupati Pekalongan, H Asip Kholbihi. Bahkan, Bupati Asip mendatangi semua stand Kudapan Megono dan mencicipi beberapa kudapan yang telah dimodifikasi. Di antaranya, megono yang dimodifikasi ke dalam bentuk makanan kekinian, atau makanan modern yang disukai oleh anak muda, seperti pie, pizza, serta aneka makanan ringan dalam kemasan yang bisa awet sampai 1 bulan. Selain itu, pengemasannya juga dilakukan dengan rekayasa teknologi.

“Saya berharap kegiatan ini dapat semakin kreatif ke depanya. Bahkan, dapat menghasilkan berbagai olahan makanan, seperti megono dengan selera penyajian dan taste yang disesuaikan dengan selera masa kini,” kata Bupati Asip.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi juga menyatakan bahwa pihaknya juga melakukan Pencanangan Gema Setia (Gerakan Masyarakat Stop Kematian Ibu Melahirkan dan Anak) dan Gentong Hebat (Gerakan Gotong Royong Hidup Bersih dan Sehat).

Pencanangan Gema Setia, katanya, dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian ibu dan balita di Kabupaten Pekalongan, sehingga perlu dilakukan usaha preventif. Di antaranya dengan membentuk relawan di setiap desa yang bertugas melaporkan data ibu hamil dan menyusui kepada PKK dan petugas kesehatan. Untuk menunjang kegiatan tersebut, pihaknya juga menggandeng Fatayat NU, Nasyiyatul Aisyiyah, dan Rifaiyah.

Sedangkan pencanangan Gentong Hebat kali ini untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Harapannya, melalui gerakan ini tercipta lingkungan tanpa sampah, taman asri, atau lingkungan publik sehat. Karena itu, gerakan ini melibatkan para relawan yang terdiri atas Pemuda Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah, pemuda Kristen, Katolik serta Hindu. Para relawan bersama masyarakat bertugas mengintervensi daerah kumuh dengan mendorong warganya membersihkan dan mempercantik lingkungan. Selain itu, turut meningkatkan kesadaran masyarakat agar menjaga kebersihan atau PHBS.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini. Mohon dukungan dari Pemkab Pekalongan dan masyarakat. Semoga dengan gerakan tersebut, dapat menurunkan angka kematian ibu di Kabupaten Pekalongan menjadi nol serta kepedulian masyarakat akan lingkungan yang bersih dan sehat dapat terwujud,” tegas Munafah.

Sementara itu, kemeriahan peringatan HAN dan HARGANAS XXIV Tingkat Kabupaten Pekalongan ditutup dengan penyerahan hadiah lomba oleh Bupati Pekalongan. Tak hanya itu, bupati juga memberikan hadiah sepeda kepada hadirin yang bisa menjawab pertanyaan Bupati Asip.

GENTONG HEBAT : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi saat melakukan pencanangan Gentong Hebat (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
GENTONG HEBAT : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi saat melakukan pencanangan Gentong Hebat (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BANTU IBU HAMIL : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi memberikan bantuan kepada ibu hamil dan menyusui berupa susu dan makanan tambahan bergizi (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BANTU IBU HAMIL : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi memberikan bantuan kepada ibu hamil dan menyusui berupa susu dan makanan tambahan bergizi (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
FOTO BERSAMA : Relawan Gerakan Gotong Royong Hidup Bersih dan Sehat melakukan foto bersama dengan Bupati Pekalongan Asip Kolbihi dan Ibu Hj Munafah Asip Khol (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
FOTO BERSAMA : Relawan Gerakan Gotong Royong Hidup Bersih dan Sehat melakukan foto bersama dengan Bupati Pekalongan Asip Kolbihi dan Ibu Hj Munafah Asip Khol (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BAGI SEPEDA : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bagi-bagi hadiah sepeda dalam acara hari anak dan keluarga tingkat Kabupaten Pekalongan (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BAGI SEPEDA : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bagi-bagi hadiah sepeda dalam acara hari anak dan keluarga tingkat Kabupaten Pekalongan (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
GEMA SETIA : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi saat melakukan pencanangan Gema Setia (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
GEMA SETIA : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi saat melakukan pencanangan Gema Setia (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Adapun para pemenang lomba dalam rangka HAN dan HARGANAS 2017 di antaranya, Lomba Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB-HI), juara 1 diraih oleh BKB-HI Melati-Desa Mejasem Kecamatan Siwalan. Lomba Bina Keluarga Remaja (BKR), juara 1 diraih oleh BKR Melati-Desa Tanjungsari Kecamatan Kajen. Lomba Bina Keluarga Lansia (BKL), juara 1 diraih oleh BKL Tut Wuri Kelurahan Kajen Kecamatan Kajen. Untuk pemenang lomba Festival Kudapan Megono akan diumumkan pada saat Resepsi Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-395, yang akan dilaksanakan pada 30 Agustus 2017 mendatang. (thd/adv/ida)