PKB Ajukan Sembilan Kader

Di Penjaringan PDI Perjuangan

488
KOALISI : Pengurus DPC PKB secara kolektif mengambil sembilan formulir pendaftaran di DPC PDI Perjuangan, kemarin malam (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU).
KOALISI : Pengurus DPC PKB secara kolektif mengambil sembilan formulir pendaftaran di DPC PDI Perjuangan, kemarin malam (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU).

MUNGKID—Proses pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di DPC PDI Perjuangan mencapai klimaksnya dini hari kemarin. Hal itu ditandai dengan bergabungnya DPC PKB untuk mengikuti proses penjaringan di partai berlambang banteng tersebut.

DPC PKB menyatakan akan membangun koalisi dengan PDI Perjuangan pada Pilkada 2018 mendatang. Sebagai langkah kongkret, secara kolektif pengurus DPC PKB mengambil sembilan formulir pendaftaran.

Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang, Suwarsa mengatakan, ada sembilan kader yang akan diajukan untuk dipinang PDI Perjuangan. Dua untuk calon bupati dan tujuh untuk calon wakil bupati. “Tapi itu masih tentatif. Masih akan kita godok. Siapa saja yang mencalonkan sebagai bupati siapa saja yang wakil,” kata Suwarsa.

Beberapa nama kader yang diajukan ke PDI Perjuangan antara lain Ketua DPC PKB Suwarsa, Wakil Ketua DPC Syukur Achadi, Yogyo Susaptoyono (anggota F-PKB, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang), Mahmud (anggota F-PKB), dan Edy Cahyono (mantan anggota DPR F-PKB yang kini menjadi seorang pengusaha). “Nama-nama lainnya menyusul,” kata Suwarsa.

Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang Syukur Achadi menjelaskan, pihaknya ingin membangun koalisi kelembagaan, bukan personal yang nanti akan mengsung calon bupati dan wakil bupati di Pilkada 2018.

“Ini bentuk konkret koalisi antara PKB dengan PDI Perjuangan di Kabupaten Magelang untuk menyejahterakan rakyat dan menjaga keutuhan NKRI,” kata Syukur kepada awak media tadi malam setelah mengambil formulir pukul 23.30.

“Untuk nantinya, (calon) bupati atau wakilnya, kami serahkan ke DPP masing-masing partai karena syarat untuk mendaftar ke KPU adalah surat rekomendasi dari DPP.”

Ketua DPC PDI Perjuangan Saryan Adiyanto mengapresiasi langkah DPC PKB Kabupaten Magelang untuk berkoalisi dengan partainya. Saryan menyebut, keputusan ini sebagai langkah awal koalisi persaudaraan. Alasannya, sejak zaman dulu kaum nasionalis dan agamis memiliki sejarah panjang bersama-sama membangun bangsa.

“Kami ucapkan selamat datang di rumah besar kaum nasionalis. Kami sangat terbuka dengan siapapun yang memiliki satu visi NKRI,” kata Saryan menanggapi hasil proses pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang yang resmi ditutup semalam (22/8).

Bagi Saryan, ini menjadi langkah maju untuk membangun kebersamaan dalam Pilkada 2018. “Secara khusus, saya mengapresiasi keputusan teman-teman DPC PKB Kabupaten Magelang yang memutuskan untuk mengikuti proses penjaringan di DPC PDI Perjuangan. Ini momentum yang harus terus dijaga dan dibangun.”

Saryan mengatakan, proses penjaringan masih menunggu kelengkapan administrasi, maksimal akhir pekan ini (26/8). Kemudian, berkas akan dibawa ke DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah untuk dilakukan penjaringan. Keputusan tetap akan diserahkan kepada DPP.

Saryan menegaskan, meski telah menutup proses pendaftaran di DPC PDI Perjuangan, tidak menutup kemungkinan partai lain untuk berkoalisi. Pihaknya akan terus membangun komunikasi lintas partai demi mewujudkan satu misi bersama: membangun Kabupaten Magelang lebih baik.