Pertamina Pastikan Stok BBM Cukup

1319
CEK ARMADA PERTAMINA : Menhub RI, Budi Karya, saat mengecek kesiapan armada Pertamina dalam pelayanan di Rest Area Candiareng Kecamatan Warungasem Batang, Rabu (21/6) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK ARMADA PERTAMINA : Menhub RI, Budi Karya, saat mengecek kesiapan armada Pertamina dalam pelayanan di Rest Area Candiareng Kecamatan Warungasem Batang, Rabu (21/6) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG–PT Pertamina memastikan stok Bahan Bakar Motor (BBM) bagi pemudik selama melintasi tol darurat Pemalang–Batang sangat mencukupi. Saat ini, sudah disiapkan 25 KiosK Pertamax dan 4 Mobil Fuel Dispenser selama mudik 2017 ini.

“Pertamina mendukung upaya pemerintah dengan memfungsikan armada Pertamina di tol darurat selama musim mudik 2017 ini. Dengan berbagai inovasi dalam pelayan kepada pemudik, dari pengisian portable sampai armada motor pengangkut BBM,” kata SVP Fuel Marketing & Distribution PT Pertamina, Gigih Wahyu Hari Irianto, saat mendampingi Menteri Perhubungan Menhub) RI, Budi Karya Sumadi meninjau jalur tol Pemalang-Batang di Rest Area Candiareng Batang, Rabu (21/6) kemarin.

Tak hanya itu, imbuh Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Tengah-DIJ PT Pertamina, Andar Titi Lestari, Pertamina juga memperbanyak akses tempat pengisian BBM agar masyarakat mudah memperoleh akses mengisi BBM untuk kendaraannya selama mudik Lebaran.

KiosK Pertamax merupakan Kios Kemasan Pertamax yang menjual BBM Pertamax, Pertamina Dex & Dexlite dalam bentuk kemasan. KiosK Pertamax Pertamina terbagi menjadi 12 KiosK di jalur reguler dan 13 KiosK di hampir semua jalur tol fungsional yang akan dipergunakan sebagai alternatif perjalanan mudik tahun ini.

Sedangkan Mobile Fuel Dispencer, imbuhnya, merupakan mobil tangki yang telah dilengkapi dispenser & nozzle yang langsung dapat mengisikan BBM ke kendaraan seperti SPBU. Disiapkan 4 titik di lokasi tol darurat, Mobile Fuel Dispenser/PTO sebagai armada tambahan guna memperbanyak akses untuk memudahkan masyarakat mendapatkan BBM.

“Adanya KiosK dan SPBU Bergerak atau Mobile Fuel Dispencer merupakan layanan alternatif bagi masyarakat dan sifatnya emergency. Perlu diimbau bahwa kami hanya melayani masyarakat di KiosK dan PTO maksimal 10 liter untuk pengisian BBM. Karena itu, diharapkan sebelum mudik, para pemudik telah mengisi penuh tangki mobil dan apabila emergency setelah mengisi di KiosK atau PTO dapat mengisi full di SPBU terdekat,” terang Andar.

Pertamina juga menyiapkan langkah antisipasi kemacetan untuk mensuplai BBM dengan menyediakan motor suplai BBM. “Pertamina bekerjasama dengan kepolisian untuk pengondisian jalur contra flow yang nantinya disiapkan motor, apabila benar-benar emergency. Disiapkan armada yang akan mensuplai BBM apabila kemacetan panjang kembali terjadi,” kata Andar.

Ditegaskan, Motor Suplai BBM bersifat emergency. Jadi, apabila terlihat adanya kemacetan panjang di area tol maupun reguler, barulah dioperasikan. Sifatnya bukan delivery order. “Kami menyediakan Motor Suplai BBM sebanyak 49 titik, di antaranya 38 titik di jalur utara dan 11 titik di jalur selatan. Motor suplai membawa kemasan BBK Pertamax, Pertamina Dex dan Dexlite 1 liter dan 10 liter. Namun khusus di jalur tol, kami hanya menyediakan kemasan BBK 10 liter,” tutup Andar. (han/ida)