Panggung Selfie di Kampung Pelangi

738

SEMARANG –  Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang berencana mengembangkan sejumlah fasilitas kekinian untuk mendukung Kampung Pelangi. Di antaranya akan dibangun panggung selfie.

Direncanakan, panggung ini nantinya menjadi sudut pandang dengan latar belakang pemandangan luas Kampung Pelangi. Sehingga tempat ini diharapkan bisa memanjakan para pengunjung.

”Saat ini, pembangunan Panggung Selfie ini masih dalam proses survei di beberapa titik Kampung Pelangi,” kata Sekretaris Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang Irwansyah, kemarin.

Pihaknya telah melakukan rapat dengan lurah, ketua RW, dan tokoh masyarakat. ”Sudah dilakukan survei, mereka langsung cari lokasi yang tepat. Ada usulan di gang satu, menurut warga ada lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk panggung. Ini masih kami pertimbangkan,” ujarnya.

Dijelaskannya, pendanaan pembangunan Panggung Selfie di Kampung Pelangi ini dibantu oleh Corporate Social Responsibility (CSR), yakni Pelindo. ”Kurang lebih disediakan Rp 200 juta untuk pembangunan Panggung Selfie ini,” katanya.

Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang, Agus Riyanto mengatakan, dampak pembangunan Kampung Pelangi ini hingga sekarang mendapat sambutan berbagai pihak luar biasa. ”Intinya, Kampung Pelangi tersebut mengangkat daerah kumuh menjadi lebih baik. Semangat masyarakat sangat luar biasa. Secara psikologis, dampaknya juga sangat baik,” katanya.

Selain pembangunan fisik, geliat perekonomian warga di Kampung Pelangi Kelurahan Randusari, Kota Semarang, semakin terlihat. Sebab, antusiasme warga di Kampung Pelangi tersebut diikuti dengan mengembangkan wirausaha mandiri.

Secara berkesinambungan, Dinas Pariwisata juga akan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kampung Pelangi. Kelompok ini akan menjadi motor penggerak pariwisata di kampung tersebut.

Pembangunan Kampung Pelangi ini sebenarnya belum sepenuhnya tuntas. Rumah warna-warni yang selama ini terlihat dan tersebar diperkirakan baru separonya, karena memang baru tahap pertama. Penyulapan tahap dua sedang dilanjutkan. Total keseluruhan nantinya ditargetkan sebanyak 325 rumah warna-warni.

Pemkot Semarang sendiri masih akan terus melakukan sejumlah program pembangunan untuk mendukung keberadaan Kampung Pelangi. Tahun ini dianggarkan Rp 16 miliar untuk menata saluran atau drainase sungai yang terletak di depan Kampung Pelangi. (amu/zal/ce1)