Ajak Masyarakat Pelajari dan Amalkan Alquran

1015
TINGKATKAN IBADAH: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberi sambutan kegiatan tarling di halaman balai kota, Senin (12/6). (Ist)
TINGKATKAN IBADAH: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberi sambutan kegiatan tarling di halaman balai kota, Senin (12/6). (Ist)

SEMARANG – Memasuki malam ke-17 Ramadan, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi  bersama jajaran Muspida, Kepala OPD dan masyarakat mengikuti tarawih berjamaah sekaligus peringatan malam Nuzulul Quran, di halaman Balai Kota Semarang, Senin (12/6).

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, selaku sohibul hajat dalam kesempatan tersebut mengharapkan ridho, berkah dan syafaat Allah senantiasa terlimpah bagi seluruh warga dan umat yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan ini.“Semoga kekuatan senantiasa diberikan kepada kita semua untuk menyelesaikan amal ibadah di bulan Ramadan ini,” ungkap Supriyadi.

Sementara Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan tiga makna penting yang dapat dipetik dari momentum Nuzulul Quran ini. Momentum Nuzulul Quran adalah peringatan turunnya ayat dan surat pertama Alquran yakni iqro atau bacalah sebagai bagian dari surat Al Alaq.

Pertama, dari ayat “iqro” ini, lanjut wali kota, umat manusia diminta untuk belajar baik dari ilmu teori maupun dari masa lalu. Yang kedua, ayat ini mengajarkan untuk evaluasi, mempertahankan yang sudah baik dan meningkatkan yang masih kurang. Dalam pembangunan Kota Semarang ini, wali kota mengajak untuk meningkatkan persaudaraan yang erat, guyub dan kondusif sebagai sarana percepatan Semarang yang lebih hebat.

Kemudian yang ketiga, lanjut wali kota, momentum Nuzulul Quran juga menjadi ajakan untuk kembali mengenal Al Quran. Pada bulan Ramadan ini, Allah melipatgandakan pahala bagi umatnya yang mengisi dengan amalan positif termasuk membaca Al Quran. “Karenanya, mari kita isi bulan ini dengan banyak membaca, memahami dan mengamalkan Alquran yang InsyaAllah akan mendatangkan banyak keberkahan,” terang wali kota.

Acara juga diisi dengan tausiah oleh KH. Iskandar. Dalam tausiahnya, KH. Iskandar menyampaikan, bahwa Allah menjanjikan 9 perkara bagi mereka yang mau menjaga amalan salatnya. Sembilan kemuliaan tersebut, 5 diantaranya tercurah di dunia, dan 4 perkara lainnya diberikan di akhirat. (zal/smu)