Jelang Puasa, Harga Bawang Putih Turun

907
TIDAK STABIL: Jumini saat memilah bawang merah di lapaknya di Pasar Induk Wonosobo. (Ahmad zainudin/Jawa pos radar kedu)
TIDAK STABIL: Jumini saat memilah bawang merah di lapaknya di Pasar Induk Wonosobo. (Ahmad zainudin/Jawa pos radar kedu)

WONOSOBO – Harga bawang di Pasar Induk Wonosobo mulai turun. Sejak sepekan terakhir, rata-rata penurunan mencapai Rp 5-10 ribu per kilogram.

Harga bawang putih kating misalnya, turun dari Rp 70 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram, harga bawang putih cincau dari Rp 60 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogram, dan harga bawang putih jawa ada di kisaran Rp 35 ribu setelah sebelumnya mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

“Sudah mulai turun sejak seminggu terakhir,” ucap salah satu pedagang bawang Jumini, Kamis (11/5).

Kendati harga bawang putih sudah turun, para pedagang tetap menganggap masih terlalu mahal. Menurut mereka, harga bawang putih paling pas di kisaran Rp 35-40 ribu.

Pedagang lain, Umi Lestari menambahkan, harga bawang merah relatif stabil. Bwang merah dari Brebes ia jual Rp 30 ribu per kilogram dan bawang merah karet Rp 20 ribu per kilogram. “Enakan harga segini. Orang mau beli berapa pun kita enak ngasihnya,” katanya.

Akibat harga bawang yang naik turun itu, para pedagang enggan untuk menyetok barang terlalu banyak. Mereka khawatir akan merugi jika harga bawang turun. “Nggak berani nyetok banyak. Mending mipil. Soalnya harga bawang susah diprediksi,” jelasnya. (cr2/ton)