68 Jamaah PAPB Terima Kartu BPJS Kesehatan

1335
BPJS GRATIS: Ketua Pembina Yayasan Amal PAPB Semarang Prof Dr Amin Syukur MA menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Kesehatan kepada jamaah PAPB didampingi pengurus, kemarin. (USMAN ROIN FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
BPJS GRATIS: Ketua Pembina Yayasan Amal PAPB Semarang Prof Dr Amin Syukur MA menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Kesehatan kepada jamaah PAPB didampingi pengurus, kemarin. (USMAN ROIN FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG Memperingati Milad ke-17, Pengajian Ahad Pagi Bersama (PAPB) Semarang melalui Yayasan Amal PAPB memberikan bantuan Kartu BPJS Kesehatan kelas III secara gratis kepada jamaahnya. Penyerahan kartu BPJS Kesehatan secara simbolis dilakukan saat pengajian di Masjid Nurul Iman, Kalicari, Minggu (7/5) kemarin.

Sekretaris Yayasan, HM Sayuti, mengatakan, penerima bantuan BPJS Kesehatan ini dijaring dari jamaah enam masjid yang ada di lingkungan PAPB melalui ketua takmir setempat. ”Jadi, kami memberikan bantuan cuma-cuma kepada jamaah PAPB yang berasal dari enam masjid. Jamaah tinggal menggunakan, karena iurannya sudah kita bayar setiap bulan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sayuti menambahkan, untuk tahap pertama total penerima ada 25 KK atau sebanyak 68 orang jamaah. Rinciannya, Masjid Al Hikmah 3 KK (10 jamaah), Masjid Al Muhajirin 3 KK (11 jamaah), Masjid Nurul Iman Kalicari 3 KK (7 jamaah), Masjid Al Ikhlas 7 KK (15 jamaah), Masjid Nurul Iman Menjangan 4 KK (13 jamaah), dan Masjid Al Ikhsan 5 KK (12 jamaah).

”Kami targetnya 100 orang. Karena itu, ketua takmir dipersilakan untuk mengusulkan jamaahnya yang membutuhkan agar pemberian bantuan ini tepat sasaran,” paparnya.

Ketua Pembina Yayasan Prof Dr Amin Syukur MA, mengaku bangga karena dari kelompok pengajian bernama PAPB bisa memberikan bantuan kartu BPJS Kesehatan secara gratis kepada jamaahnya. ”Ini saya kira satu-satunya kelompok pengajian yang memberi bantuan BPJS. Tujuannya, agar kemanfaatan PAPB bisa dirasakan. Tidak hanya dalam pembinaan rohani, melainkan juga pada kebutuhan pelayanan kesehatan, dan ikut menyukseskan program pemerintah. Karena itu, bagi yang mendapat bisa digunakan jika akan berobat,” katanya. (*/aro/zal/ce1)