Adu Taktik Dua Pelatih Top

1490
POIN ABSOLUT WAJIB: M Yunus, menjadi salah satu kekuatan PSIS di lini tengah, meski penampilannya belum begitu maksimal di dua laga sebelum melawan Sragen United, sore nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
POIN ABSOLUT WAJIB: M Yunus, menjadi salah satu kekuatan PSIS di lini tengah, meski penampilannya belum begitu maksimal di dua laga sebelum melawan Sragen United, sore nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS akan melakoni laga ketiga di ajang Liga 2 musim 2017 ini. Johan Yoga dkk akan menjamu Sragen United, salah satu tim kuat di Grup 4, di Stadion Jatidiri Semarang Kamis (4/5) sore nanti.

Laga diprediksi akan sengit. Pertandingan tersebut akan menjadi adu gengsi dua pelatih papan atas negeri ini, Subangkit di kubu PSIS, dan Jaya Hartono yang memoles Sragen United.

Jaya Hartono cukup mentereng reputasinya di dunia kepelatihan.  Sederet tim besar pernah dibesutnya. Seperti Persik Kediri, Persiba Balikpapan, Deltras Sidoarjo, Persib Bandung dan Persija Jakarta. Kedatangan Jaya Hartono ke Jatidiri juga seperti nostalgia. Dia adalah mantan pemain BPD Jateng di era galatama, pada 1991-1993.

Subangkit mengaku cukup paham karakter Jaya Hartono. Maklum, keduanya sama-sama arek Jawa Timur. “Dia pelatih bagus, saya harus ekstra waspada. Tapi saya juga sudah menyiapkan strategi untuk meredam kecepatan Sragen United,” tandas Subangkit.

Pelatih yang musim lalu mengarsiteki Mitra Kukar itu mengatakan, Sragen United memiliki tipikal bermain cepat. Dia menilai dua striker lawan yakni Agung Budi dan Andrid Wibawa menurutnya cukup bagus. “Sragen juga punya gelandang berpengalaman seperti Lucky Wahyu. Semua pemain berbahaya, makanya saya minta ke anak-anak untuk terus fokus sepanjang pertandingan baik saat defense maupun offense,” ujarnya.

Subangkit memberikan sinyal akan tampil offensif sejak kick off. Semua pemain dalam kondisi siap tempur dan siap diturunkan, kecuali Haudi Abdillah yang harus absen kurang lebih selama sebulan ke depan lantaran masih pemulihan cedera. “Sisanya semua pemain siap bertarung untuk melawan Sragen United besok (hari ini, Red),” beber Subangkit.

Pengganti haudi di lini belakang, Subangkit masih memiliki dua stok center bek yaitu M Tegar Pribadi dan Anhar Latif. Di laga versus Persipon (27/4) lalu Tegar tampil cukup impresif mengawal pertahanan Mahesa Jenar bersama Rio Saputro.

Komposisi pemain PSIS saat ini memang terbilang merata. Bahkan Subangkit berani menurunkan pemain belia Tegar Infantri Sukamto saat melawan Persipon lalu. “Tegar Infantrie tampil cukup bagus ketika kami coba di pertandingan lawan Persipon. Yang jelas di pos gelandang kami memiliki banyak pilihan,” sambungnya.

Poin penuh di laga kandang kedua tim berjuluk Mahesa Jenar itu cukup penting, untuk mempertahankan posisi papan atas. “Setiap laga di kompetisi bagi kami ibarat laga final. Anak-anak harus tampil fight untuk mengamankan tiga poin di kandang meski dibutuhkan kerja keras juga karena semua lawan di grup 4 berat,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. (bas/smu)