Dua Rumah Longsor dan Jembatan Putus

1644
ROBOH : Rumah milik Lilis warga Dusun Kalidapu RT 4 RW 1 Desa Kaliputih terkena bencana longsor, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ROBOH : Rumah milik Lilis warga Dusun Kalidapu RT 4 RW 1 Desa Kaliputih terkena bencana longsor, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Bencana longsor di Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo selain mengakibatkan akses jalan tertutup ternyata juga mengakibatkan dua rumah di Dusun Kalidapu, Desa Kaliputih roboh. Bencana longsor ini diakibatkan kondisi tanah yang labil karena curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah longsor.

Akibatnya, dua rumah tersebut kini rusak parah. Beruntung saat kejadian penghuni rumah, sedang berada di rumah tetangganya. Material longsoran menimpa rumah bagian belakang dan samping rumah.

Akibatnya, pemilik rumah terpaksa mengungsi karena khawatir longsor susulan. Dua rumah warga yang tertimpa longsor diketahui milik Lilis dan Masruron, warga Dusun Kalidapu RT  4 RW  1 Desa Kaliputih.  “Rumah saya rusak parah bagian belakang, karena tertimpa reruntuhan tanah longsoran. Longsoran berasal dari bukit belakang rumah setinggi 40 meter,” kata Lilis, Selasa (25/4).

Sementara rumah Masruron tertimpa material longsor di bagian samping. Kebetulan dua rumah ini berada di bawah bukit yang rawan terjadi longsor dan letaknya bersebelahan. “Kalau longsoran kecil, memang sudah kerap terjadi. Tapi kali ini merupakan yang terparah, sampai merusak dinding rumah,” katanya.

Menurut Lilis, saat kejadian hujan baru saja reda. Ia bersama anaknya sedang berada di rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi. “Sebelum terjadi longsor itu sempat terdengar suara gemuruh. Setelah hujan reda saya lihat ternyata bukit di belakang rumah sudah longsor,” katanya.

Lilis terpaksa mengungsi ke rumah orang tuanya. Meski rumahnya tidak rusak parah namun ia masih takut ada longsor susulan, karena hujan dan longsor bisa terjadi setiap saat. “Masih takut kalau ada longsor susulan. Makanya terpaksa mengungsi dulu di rumah orang tua,” imbuhnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan longsor terjadi karena intensitas hujan yang cukup tinggi sepekan terakhir.

Pihaknya sudah memberikan bantuan logistik kepada para korban bencana longsor. Sementara untuk perbaikan jalan maupun rumah akan mengajukan anggaran perbaikan melalui dana tanggap darurat.

Diakuinya jika BPBD bersama warga dibantu TNI, Polri, damkar dan relawan sudah membersihkan material longsoran yang menimpa rumah Lilis dan Masruron. Dengan menggunakan alat seadanya material longsoran berupa tanah dan pohon serta batu disingkirkan.

Sementara untuk jalan yang putus di Jalan Gunung Warung Desa Kaliputih menyebabkan mobilitas warga terganggu. Sementara warga dibangunkan jalan darurat di sisi utara jalan yang putus.

Camat Singorojo, Sobirin, menambahkan, bencana alam yang terjadi di Desa Kaliputih, selain jalan longsor dan rumah roboh, juga mengakibatkan jembatan putus. Yakni jembatan  yang menghubungkan dua dusun yakni Dusun Kaliputih dan Dusun Slento. (bud/ric)