Kendalikan Serangan Hama

1264
PARTISIPASI: Babinsa membantu mengatasi hama wereng. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PARTISIPASI: Babinsa membantu mengatasi hama wereng. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK– Sekarang ini sudah banyak hama yang sudah tidak mempan lagi disemprot dengan insektisida yang murah. Akhirnya para petanilah yang terkena dampak negatifnya. Selain memerlukan biaya usaha tani yang lebih besar juga produktivitas padi menjadi turun.

Dalam kesempatan itu Babinsa yang bertugas sebagai mitra petani memberikan masukan diantaranya mengajak para petani untuk selalu memonitoring lahan sawah minimal satu sampai dua kali dalam seminggu.

Babinsa Koramil 01 Demak Serda Mahmudin bersama dengan Gapoktan melaksanakan pengecekan hama wereng pada tanaman padi di lahan milik Ngasirun,  52,  anggota kelompok tani Pangudi Mulyo dengan luas lahan 1 bahu terletak di Desa Mulyorejo, Kecamatan Demak Kota, kemarin.

Menurut Serda Mahmudin, hama tanaman padi merupakan kendala bagi petani untuk bisa meningkatkan produksi usaha taninya. Bahkan serangan hama tertentu seperti tikus, wereng, keong dan orong-orong bisa mengakibatkan puso atau gagal panen. “Kita berharap sekaligus mengajak para petani untuk secara bijak mengendalikan  serangan hama tanaman padi. Karena kalau kita sembarangan dalam mengendalikan hama terutama dalam penggunaan insektisida justru kita sendiri yang akan dirugikan. Banyak kasus serangan hama secara tiba-tiba yang telah menggagalkan panen seperti contohnya serangan hama wereng pada tahun lalu,” katanya. (hib/zal)