Hindari Lubang, Mahasiswi Tewas

1500

KEBUMEN – Banyaknya lubang di sepanjang Jalan Raya Gombong-Kebumen kembali memakan korban jiwa. Indah Karunia, 26, mahasiswi asal Banyumas yang mengendarai sepeda motor matic dengan nomor polisi R 5462 TG tewas terlindas bus di depan SDIT At-Toriq, Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Rabu (25/1) malam.

Kecelakaan tersebut bermula saat Indah berkendara dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang sekitar pukul 18.15 WIB. Sesampainya di lokasi, Indah mencoba menghindari lubang yang ada di jalan namun motor hilang kendali hingga akhirnya jatuh dan masuk ke jalur berlawanan.

Secara bersamaan, bus Sinar Jaya dengan kecepatan cukup tinggi melaju dari arah berlawanan. Alhasil, kecelakaan tidak bisa dihindarkan. Sepeda motor beserta pengendaranya tersambar bus hingga terseret sejauh 200 meter dari tempat jatuhnya korban.

“Pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian,” ucap Kasatlantas Polres Kebumen AKP Aditya Mulya Ramdani, Kamis (26/1). Aditya menambahkan, selain korban jiwa kerugian materi akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp 5 juta.

Pada hari yang sama, warga Desa Kalirejo Karanggayam Kebumen digegerkan dengan ditemukanya Candra, 50, yang sudah tidak bernyawa di Alas hutan pinus Watu Tumpang milik Perhutani yang terletak di antara Desa Karanggmojo dan Desa Kalirejo Kecamatan Karanggayam. Candra merupakan salah satu warga RT 2 RW 3 Dusun Sentul, Desa Kalireja, Kecamatan Karanggayam, “Pertama kali ditemukan pada pukul 11.00 WIB, ditemukan sudah tak bernyawa di alas Watu Tumpang oleh Saman, 42, warga setempat,” ucap Kapolsek Karanggayam AKP Abu Khoiri.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula sekitar pukul 08.00 WIB Candra berangkat ke hutan untuk melakukan menyiangi ladang miliknya. Sebelum pergi ke hutan sebenarnya kondisi fisik Candra sedang tidak sehat. Dia juga sempat  mengatakan kepada istrinya kalau kepalanya pusing, namun dirinya tetap saja berangkat pergi ke hutan. Hingga akhirnya ia ditemukan sudah tewas di hutan.

“Dan dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian  dan tim medis tidak menemukan adanya luka bekas penganiayaan di tubuh candra. Kuat dugaan korban meninggal akibat penyakit dalam yang dideritanya,” kata Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto. (*/jpg/ton)