Pendirian Tower Diprotes Warga

262

SEMARANG – Pendirian tower seluler yang terletak di ujung Jalan Sugriwo di wilayah RW VI Kelurahan Krapyak atau sebelah Stikes Widya Husada diprotes warga. Puluhan warga belum lama ini mendatangi kantor Kelurahan Krapyak untuk mengadu. Mereka menganggap sebelumnya tidak ada sosialisasi rencana pendirian tower.

Salah seorang warga, Imam Soedjari mengatakan pendirian tower telah mengurangi kapasitas jalan karena letaknya yang berada di pojok tikungan sehingga mengganggu aktivitas warga. Selain itu warga khawatir dengan adanya dampak negatif berupa radiasi dari tower itu. ”Dampaknya sangat membahayakan bagi warga yang berada di lokasi tersebut. Jumlah warga yang protes ada 50 orang,” katanya.

Untuk itu dia meminta pihak kelurahan memberikan informasi secara resmi kepada warga RT 6 RW VI tentang tower yang telah didirikan baik secara tertulis atau lisan yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu juga ada informasi meliputi jenis, fungsi, dampak negatif, dan hal-hal yang berhubungan dengan tower. ”Ini dilakukan agar tidak ada berita simpang siur berita tentang tower itu. Selama ini tidak ada penjelasannya,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Krapyak Titik Suharni mengaku sebelum pendirian tower itu pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan tokoh masyarakat, Ketua RT, Ketua RW serta pemilik lahan yakni Stikes Widya Husada.

”Mereka itu telah diundang serta melakukan sosialisasi pada 16 dan 29 September 2016 lalu di kantor Kelurahan Krapyak,” kata Titik.

Sehingga dengan demikian warga sudah mengetahui dan tidak ada masalah. ”Tower sendiri telah didirikan sedangkan MoU-nya sendiri dilakukan di Pemkot Semarang, sehingga kami hanya menindaklanjuti MoU tersebut untuk diterapkan di lapangan,” katanya. (hid/ric/ce1)

Silakan beri komentar.