Bola Tangan Siap Dipertandingkan di Porprov

763
SIAP DIPERTANDINGKAN: Bola tangan menjadi salah stau cabor yang siap dipertandingkan di ajang Porprov Jateng 2018 mendatang. (Baskoro.septiadi@radarsemrang.com)
SIAP DIPERTANDINGKAN: Bola tangan menjadi salah stau cabor yang siap dipertandingkan di ajang Porprov Jateng 2018 mendatang. (Baskoro.septiadi@radarsemrang.com)

SEMARANG – Adanya usulan KONI Jateng yang akan menambah lima cabang, termasuk bola tangan, dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng tahun 2018, langsung disambut positif oleh pengurus Pengprov Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Jateng.

Menurut Ketua Umum ABTI Jateng Joko Pranawa Adi,  pihaknya menyatakan kesiapannya jika bola tangan di Porprov. Keputusan tambahan lima cabang sendiri bakal ditentukan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Jateng pada 4 Februari mendatang.

”Secara prinsip cabang bola tangan sudah bisa resmi dipertandingkan di Porprov. Pertama, dasarnya adalah sudah memiliki minimal 10 pengkab/pengkot. Kedua, sudah masuk cabang ekshibisi pada PON 2016,” kata Joko.

Menurut Joko, saat ini ada 14 kabupaten kota yang memiliki kepengurusan ABTI,  diantaranya Kabupaten Pati, Jepara, Demak, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Kota Pekalongan, Tegal, Kabupaten Tegal, Banyumas, Kebumen, Wonogiri dan Purworejo.

Dengan potensi anggota pengkab/pengkot yang dimiliki, kata dia, bola tangan sudah mulai tersosialisasi di Jateng. Pada pelaksanaan kejurprov, lebih dari 10 kabupaten/kota selalu turut ambil bagian. ”Kami terus menyasar ke daerah selatan dan Solo Raya,” katanya.

Ditambahkan dia, pihaknya juga terus menyolidkan organisasi dan mematangkan kualitas pelatig. Salah satu bentuknya adalah menggelar rapat kerja di Bandungan, Kabupaten Semarang, 14-15 Januari nanti.

”Raker adalah bentuk evaluasi program kerja yang kami lakukan di tahun 2016 dan menyusun program kerja di tahun 2017. Salah satu program di 2017 adalah persiapan Porprov dan fokus untuk menyiapkan atlet yang mengikuti Pelatnas Asian Games,” katanya.

Pelatih Jateng, Muhlisin menambahkan, saat ini selain akan menggelar kejurprov, pihaknya juga menyiapkan para pemain yang akan diterjunkan pada seleknas Asian Games. Seleknas sendiri akan dikemas dalam bentuk kejurnas.

”Menghadapi seleknas, kami menargetkan empat sampai lima pemain. Sebelumnya dalam even internasional, ada satu-dua pemain kami yang masuk. Tapi di Asian Games, kami ingin ada empat pemain yang masuk,” katanya (bas)