Mirna Berencana Lelang Dua Jabatan

449
Mirna Annisa (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Mirna Annisa (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Bupati Kendal, Mirna Annisa berencana akan melelang dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum terisi dalam pelantikan jabatan pada Selasa (3/1) lalu. Dua jabatan tersebut yakni adalah Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum.

Mirna membeberkan, belum diisinya jabatan dua jabatan tersebut, lantaran dua dinas sejauh ini belum ada pejabat yang tepat untuk menempati dua jabatan yang dinilainya krusial. Sebab fokus pembangunan kKendal selama lima tahun kedepan adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur serta pelayanan publik yang prima.

“Saya melihat pejabat di Kendal belum ada yang cocok. Malah saya berencana melelang dua jabatan dari pegawai negeri yang dinas di Kendal ataupun dari luar. Karena saya ingin pembangunan infrastruktur dan pelayan publik bisa maksimal,” katanya, kemarin.

Dari RPJMD, lanjut Mirna, pembangunan infrastruktur khususnya jalan harus ditargetkan bisa selesai sampai 2019. Sementara jalan di Kendal ini total keseluruhan ada 770, 993 kilo meter.

Saat ini jalan dalam kondisi baik ada 460 kilo meter, sehingga tersisa 310 kilo meter lagi jalan yang harus ia perbaiki. Dengan sisa waktu tiga tahun ini, pemerintahannya yakni Dinas Pekerjaan Umum (DPU) nantinya harus bisa paling sedikit 100 kilo meter pertahun.

“Jadi memang berat, karena harus bisa menyelesaikan 100 kilo meter. Dengan begitu di tahun ke empat atau 2019, jalan di Kendal sudah dalam kondisi baik semua. Paling tidak sudah mendekati 100 persen, sekitar di angka 96 persen jalan di Kendal ini sudah baik semua,” kata Mirna.

Begitupun dengan pelayanan kesehatan yang masuk salah satu pelayanan publik yang selama ini banyak dikeluhkan warga. Menurutnya, harus ada perbaikan mindset pelayanan di tiap-tiap puskesmas maupun rumah sakit. Selain itu perlu penambahan sarana dan prasarana mengingat puskesmas sekarang menjadi pelayanan untuk proses persalinan.

Sehingga 2020 nantinya, Kendal sesuai tagline bisa terwujud Kendal Berdaya Saing. Yakni dibuktikan pada investasi maju, tata kelola pemerintahan yang profesional (good governance) dan kondusivitas daerah baik.

Sedangkan tahun terakhir 2021 adalah mewujudkan mimpi bupati yakni Kendal Permata Pantura. Yakni Tercipta Kabupaten Kendal yang mandiri, maju dan sejahtera. “Memang berat, tapi kalau seluruh ASN dan para leader di masing-masing OPD memiliki tim yang kuat di solid, maka Kendal Permata Pantura itu bisa dicapai,” tandasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kendal Prapto Utono mengaku apresiasif atas langkah yang dilakukan Bupati Kendal dalam menata birokrasinya. Hal ini adalah langkah untuk menyiapkan perencanaan pembangunan pemerintahan kabupaten Kendal selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, untuk mengubah tagline Kendal Beribadat menjadi Kendal Permata Pantura membutuhkan waktu dan proses yang tidak gampang. Dalam setiap tahunnya, ada sebuah perubahan peningkatan kinerja yang harus dilakukan.

“Saya yakin dengan penataan birokrasi melalui pengambilan sumpah janji jabatan serta pengukuhan terhadap ratusan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkup pemerintah kabupaten Kendal ini akan membawa perubahan kedepan,” tandas Prapto. (bud/ida)