Tinggalkan Model, Buka Toko Roti

874
DINAR Ayu Wardani (ANANTO ADHI WIDITO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DINAR Ayu Wardani (ANANTO ADHI WIDITO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DINAR Ayu Wardani awalnya tidak punya niat untuk membuka toko roti sendiri. Ia justru ingin menjadi model. Apalagi sejak SD, dia sudah kerap mengikuti lomba model. Namun setelah lulus kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) DKV 2014 lalu, gadis kelahiran Kendal, 6 April 1993 ini akhirnya merintis bisnis roti dari nol.

”Pertamanya sih ikut orang tua jualan roti dan es krim kaki limaan yang dibikin sendiri. Terus lama-lama aku punya inisiatif bikin bisnis roti dan cake gitu. Kan tinggal ngembangin resep yang dikasih orang tua,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Akhirnya, pada 2015, dia mewujudkan impiannya dengan mendirikan sebuah toko roti bernama Dessy Cake di daerah Tembalang. Nama toko tersebut diambil dari nama adiknya.

”Semuanya aku urus sendiri, mulai sewa ruko, desain toko, pemesanan bahan-bahan roti hingga karyawan. Tapi tetep aku dibantu sama orang tuaku, awalnya buat beli peralatan bikin kue,” tandasnya.

Saat ini, meski sudah memiliki karyawan, Dinar tetap datang setiap hari di tokonya. Dia menyiapkan toko, membuat kue sampai melayani pelanggan. Menurut Dinar, ia harus tetap ikut bekerja dalam bisnisnya agar karyawannya mengerti akan kerja keras.

”Rencananya, dalam waktu dekat akan membuka cabang di dekat kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES). Karena target konsumen saya memang mahasiswa yang butuh cake atau kue ulang tahun dengan desain sendiri,” ucapnya. (mg23/aro/ce1)