Persaingan Grup D Masih Sengit

249
KEUNTUNGAN: PSIS saat berlaga melawan PSGC di Ciamis akhir pekan lalu, di mana PSIS mampu mencuri satu poin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEUNTUNGAN: PSIS saat berlaga melawan PSGC di Ciamis akhir pekan lalu, di mana PSIS mampu mencuri satu poin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEUNTUNGAN: PSIS saat berlaga melawan PSGC di Ciamis akhir pekan lalu, di mana PSIS mampu mencuri satu poin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEUNTUNGAN: PSIS saat berlaga melawan PSGC di Ciamis akhir pekan lalu, di mana PSIS mampu mencuri satu poin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMARANG – Babak 16 besar Indonesian Soccer Championship (ISC) B 2016 akan memasuki putaran kedua. Di Grup D yang dihuni PSIS, persaingan perebutan dua tiket ke babak delapan besar masih sangat ketat.

Hasil klasemen sementara hingga laga ketiga lalu, masih menempatkan PSGC Ciamis di peringkat pertama dengan raihan lima poin. PSPS di tempat kedua dengan empat poin, kemudian PSPS juga meraih empat poin namun masih kalah head to head dengan PSIS. Di posisi keempat Persekap masih menguntit dengan raihan tiga poin.

Itu artinya, hasil laga lanjutan putaran kedua pada 29 dan 30 Oktober 2016 cukup menentukan. Raihan poin menjadi sangat berarti bagi empat tim penghuni Grup D.

Pada sisa tiga laga mendatang, tim PSIS dan Persekap sebenarnya memiliki peluang paling besar menambah poin lantaran masih menyisakan dua pertandingan kandang dan satu tandang. Sedangkan PSGC dan PSPS masih menyisakan satu pertandingan kandang dan dua laga tandang.

“Tapi tidak bisa dijadikan patokan juga karena kemarin kami bisa mencuri satu poin di tandang. Di tiga pertandingan tersisa akan sangat menentukan, makanya sebisa mungkin kami harus fokus mengamankan poin pada tiga pertandingan. Terutama di dua pertandingan kandang kami harus bisa mengamankan enam poin,” terang Manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Tim berjuluk Mahesa Jenar itu sebenarnya bisa langsung mengamankan satu tiket ke babak delapan besar tanpa harus menyapu bersih tiga laga tersisa. Johan Yoga dkk cukup meraih dua kali kemenangan saja untuk bisa lolos sebagai juara ataupun runner up Grup D dengan raihan 10 poin.

Sementara pelatih PSIS Eko Riyadi saat ini masih menunggu perkembangan center bek muda mereka, M Tegar Pribadi yang mengalami cedera lutut di laga tandang versus PSGC lalu. Namun di posisi tersebut tim Mahesa Jenar masih memiliki tiga stok pemain yaitu M Rio Saputra, Fauzan Fajri dan Anhar Latif sehingga coach Eko masih memiliki pemain alternatif jika Tegar masih belum bisa turun sebagai starter di laga menjamu PSPS.

“Di pertandingan lawan PSPS kami juga tidak bisa menggunakan tenaga Feri Ariawan yang terkena hukuman akumulasi. Namun di tengah kami memiliki banyak stok pemain yang bisa menggantikan posisi second striker Feri seperti Dedi CP maupun M Yunus yang bisa turun di pos tersebut,” beber Eko. (bas/smu)