Pekalongan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

884

PEKALONGAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan akan mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) pada tahun 2017 mendatang. Menyusul tempat penampungan sampah yang semakin overload akibat banyaknya sampah warga.
Percepatan tersebut ditandai dengan penandatangan memorandum of understanding (MoU) Eco Town Energy Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), antara Pemkot Pekalongan dengan Perusahaan Daerah Citra Mandiri Jawa Tengah, di Ruang Kalijaga setda Pekalongan, pada Kamis (18/8) kemarin.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Alf Arslan Djunaid, mengungkapkan bahwa tujuan proyek PLTSa tersebut untuk mengelola sampah di TPA Degayu yang semakin menggunung setiap harinya. Keadaan tersebut yang akhirnya menjadikan Kota Pekalongan terpilih sebagai salah satu kota penerapan PLTSa ini, setelah Salatiga dan Semarang.
‚ÄúSetelah disurvei, daerah TPA Degayu memungkinkan untuk dikelola PLTSa. Dengan prediksi, sampah yang ada bisa digunakan sebagai bahan pokok menghasilkan listrik sampai 2 tahun ke depan,” jelasnya.
Diakuinya, proyek tersebut merupakan percontohan nasional. Dan Kota Pekalongan sebagai kota dengan industri kreatif sengaja dipilih oleh Gubernur Jawa Tengah. Melalui Kepala Biro Perekonomian Jawa Tengah, Dadang Somantri, dikatakan, bahwa proyek ini diwujudkan melalui kerja sama dengan PD Citra Mandiri yang menggandeng perusahaan dari Korea, Biotech sebagai pelaksana PLTSa ini.