Tim Forensik Temukan 37 Ribu File

Saat Periksa Hardisk Laptop Diah Ayu

391

MANYARAN – Tim laboratorium forensik Mabes Polri Cabang Semarang Toto Tri Kusumo menemukan 37 ribu lebih file dari hardisk laptop Diah Ayu Kusumaningrum (DAK), terdakwa kasus dugaan korupsi raibnya dana deposito Kasda milik Pemkot Semarang sebesar Rp 21,7 miliar. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan  di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (8/8) sore.

Toto Tri Kusumo saat dihadirkan sebagai saksi ahli oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Semarang mengatakan, kalau dirinya mendapat perintah memeriksa hardisk laptop milik terdakwa. Dari hasil pemeriksaan dengan program khusus, ia dapat menampilkan semua file yang ada maupun yang sudah dihapus. Dia mengaku mendapat sebanyak 37 ribu lebih file dari hardisk laptop terdakwa yang telah disita penyidik.

”Dari file-file tersebut, kemudian dipilah yang ada hubungannya dengan kasus ini. Dari semua itu, kami mendapat 72 file yang berhubungan dengan perkara hilangnya dana Kasda Pemkot Semarang, itu kemudian kami buatkan berita acaranya,” jelas Toto di hadapan majelis hakim yang dipimpin, Antonius Widijantono SH.

Toto mengakui, tidak mengetahui file apa yang menjadi bukti kasus itu. Ternyata setelah diperlihatkan file yang mayoritas sudah dihapus oleh terdakwa tersebut adalah bukti penting seperti sejumlah rekening koran, bukti setoran bunga bank deposito Kasda pemkot ke bank Jateng, serta surat-surat penting lainnya.

Usai sidang, JPU Zahri Aeniwati menerangkan, 72 file yang ditemukan tersebut terkait kasus hilangnya dana kasda Pemkot Semarang. Ia juga menunjukkan bukti itu yang berisi rekening koran, bukti setoran bunga bank simpanan Kasda Pemkot Semarang ke Bank Jateng serta bukti penting lainnya.