Kasus KDRT Masih Tinggi

512

SEMARANG – Peringatan Hari Keluarga Nasional XXIII masih menyisakan persoalan besar. Salah satunya adalah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hingga saat ini angka KDRT di Kota Semarang masih cukup tinggi. Di 2015 saja terjadi 258 kasus. Sebagian besar kasus bisa ditangani dengan baik.

Angka tersebut sebenarnya sudah lebih tinggi karena banyak yang tidak dilaporkan. Untuk itu Sekda Kota Semarang Adi Tri Hananto berpesan agar peran keluarga dipertahankan dan dioptimalkan. ”Keluarga merupakan sumber daya pembangunan yang merupakan pintu masuk nilai-nilai kehidupan,” ujar sekda usai menghadiri peringatan Harganas di balai kota.

Melalui Harganas, Sekda berharap, fungsi-fungsi yang melekat dalam sebuah keluarga agar terus dipertahankan dan ditingkatkan. ”Mengingat ada satu PR besar yang harus kita keroyok bersama, yaitu masih tingginya angka Angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Semarang sebanyak 258 kasus selama tahun 2015,” katanya.

Secara khusus, pejabat asal Sragen ini nitip pesan jadikan peringatan Hari Keluarga Nasional ini sebagai momentum peningkatan awareness, kesadaran untuk senantiasa menjaga keharmonisan keluarga. ”Selain itu untuk, menjaga kualitas keluarga guna terwujudnya keluarga sejahtera, perkuat hubungan antaranggota keluarga,” katanya.

Semaksimal mungkin tumbuhkan delapan fungsi keluarga. ”Jika setiap keluarga di Kota Semarang mampu melaksanakan 8 fungsi keluarga, Insya Allah akan terbentuk keluarga bahagia dan sejahtera,” imbuhnya.

Mengisi Harganas, kemarin Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bapermasper dan KB) Kota Semarang mengadakan launching Pusat Informasi Konseling Remaja dan Deklarasi Remaja, Pemuda dan Pemudi. Materi yang bisa dikonsultasikan adalah Penyiapan Kehidupan Berkeluarga.

Selain launching dan deklarasi, dibagikan juga piala dan hadiah kepada pemenang lomba Pengelola KB teladan dan Akseptor KB Lestari Teladan tingkat Kota Semarang. Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Semarang Adi Tri Hananto, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Mustar, SKPD terkait dan Kecamatan di Kota Semarang. (zal/ce1)