Bupati Batang Larang Bermain Pokemon

408
SERU : Salah satu warga saat memainkan game Pokemon Go di lingkungan Pemkab Batang. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SERU : Salah satu warga saat memainkan game Pokemon Go di lingkungan Pemkab Batang. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SERU : Salah satu warga saat memainkan game Pokemon Go di lingkungan Pemkab Batang. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SERU : Salah satu warga saat memainkan game Pokemon Go di lingkungan Pemkab Batang. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG-Merebaknya permainan Pokemon Go di masyarakat, menjalar sampai Kabupaten Batang. Aplikasi permainan untuk HP cerdas tersebut, ternyata tidak hanya digandrungi oleh pelajar dan muda-mudi. Namun kalangan paruh baya, baik pekerja swasta maupun kalangan pemerintahan.

Khawatir memberi pengaruh buruk kepada warganya, Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo mengeluarkan kebijakan melarang para pegawainya untuk menggunakan aplikasi tersebut. “Pelajar saya larang untuk bermain itu (pokemon go),” tegasnya.

Bupati Yoyok mengaku sudah membuat Surat Edaran yang diteruskan ke Dinas Pendidikan setempat. Menurut Yoyok, permainan tersebut bisa berbahaya, sebab anak-anak tiba-tiba berlari hanya untuk mengejar permainan. “Selain itu, kami khawatir anak-anak kecanduan dan malas belajar. Jadi game harus dikurangi,” tandasnya.

Tak hanya pelajar, Yoyok juga melarang jajarannya menggunakan aplikasi tersebut. Sebab pihaknya khawatir akan mengganggu kinerja jajarannya dalam melayani masyarakat. “PNS juga dilarang. Jam kerja seharusnya ya kerja. Tapi saya rasa tidak ada PNS sini yang main itu (Pokemon),” tandasnya.