Tim Basket Putra Masih Banyak Evaluasi

502
BELUM MANTAP: Tim basket putra Jateng perlu mematangkan strategi sebelum tampil di PON 2016. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM MANTAP: Tim basket putra Jateng perlu mematangkan strategi sebelum tampil di PON 2016. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM MANTAP: Tim basket putra Jateng perlu mematangkan strategi sebelum tampil di PON 2016. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM MANTAP: Tim basket putra Jateng perlu mematangkan strategi sebelum tampil di PON 2016. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Permainan tim basket putra PON XIX Jateng mulai berkembang. Kerja sama antar pemain mulai padu. Pelatih tim putra Jateng Efri Meldi mengaku banyak mendapat pelajaran usai dikalahkan tim putra PON XIX Jabar saat uji coba di GOR Sahabat Semarang, beberapa waktu lalu.

Andre Andriano dkk harus menyerah 76-79 dari tim besutan Ricky Gunawan. ”Kami memaksimalkan rotasi pemain di uji coba ini. Anak-anak mendapat pelajaran harus lebih fokus agar tak kecolongan di menit-menit akhir. Di permainan basket, 30 detik pun sangat berharga dan bisa merubah hasil pertandingan. Sejauh ini, pemian tampil bagus. Terutama saat tertinggal cukup jauh dan bisa memperkecil angka,” tutur Efri Meldi usai laga.

Efri mengaku tak ada target di laga latih tanding tersebut. Dia lebih banyak melakukan rotasi pemain untuk melihat kemampuan terbaik. Satu hal yang menjadi catatan, pemainnya belum bisa keluar dari tekanan jika lawan melakukan full court (menekan di daerah sendiri). ”Di sisi lain, kami juga menggenjot pergerakan tanpa bola anak-anak. Jika lawan menerapkan fullcourt defense, tidak boleh berlama-lama memegang bola. Harus melakukan pergerakan cepat. Di samping itu, harus banyak variasi bertahan,” tutur dia.

Pelatih tim putra PON XIX Jabar Ricky Gunawan mengatakan, uji coba ini untuk mematangkan permainan usai menentukan 12 nama. ”Try out ini untuk mematangkan permainan anak-anak. Tim Jateng masuk perhitungan kami,” tutur Ricky.

Sementara itu, manajer tim putra Sukahat Harianja mengatakan, uji coba ini merupakan evaluasi akhir bagi pemain. Saat ini, timnya masih menyisakan 15 pemian. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih untuk menentukan pemainnya. Sebab hal ini terkait erat dengan kebutuhan strategi. ”Usai menentukan 12 pemain, kami akan memperbanyak uji coba. Pada akhir Juli nanti, kami akan ke Bandung melakukan try out bersama tim IBL dan tim PON Jabar,” ujar Sukahat ditemui di tempat yang sama. (bas/smu)