Pemberangkatan Terkendala Biaya, Optimistis Bisa Juara

Tiga Mahasiswa Undip Siap Mengikuti Kompetisi Iklan di Korea Selatan

506
BUTUH SPONSOR: Anugerah Dwitama, Ahmad Maulana dan Azalia Imani Bastonus siap berangkat ke Korea Selatan. (ISTIMEWA)
BUTUH SPONSOR: Anugerah Dwitama, Ahmad Maulana dan Azalia Imani Bastonus siap berangkat ke Korea Selatan. (ISTIMEWA)
BUTUH SPONSOR: Anugerah Dwitama, Ahmad Maulana dan Azalia Imani Bastonus siap berangkat ke Korea Selatan. (ISTIMEWA)
BUTUH SPONSOR: Anugerah Dwitama, Ahmad Maulana dan Azalia Imani Bastonus siap berangkat ke Korea Selatan. (ISTIMEWA)

Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang akan berangkat ke Busan, Korea Selatan sebagai finalis kompetisi iklan tingkat internasional AD STAR 2016 pada Agustus mendatang. Kompetisi ini diadakan oleh agensi iklan setempat dengan peserta berasal dari sejumlah negara. Seperti apa?

SIGIT ANDRIANTO

TIGA mahasiswa Undip tersebut adalah Anugerah Dwitama, Ahmad Maulana dan Azalia Imani Bastonus. Mereka adalah finalis kompetisi iklan tingkat internasional AD STAR 2016. Kompetisi ini diikuti peserta dari puluhan negara, di antaranya Jepang, Hongkong, Filipina, Rusia, dan Brazil.

”Alhamdulillah kami lolos sebagai finalis dan diundang ke Korea untuk tahap selanjutnya. Dari Indonesia ada dua yang mewakili, ada kami dan satu lagi tim dari Universitas Padjajaran,” kata Ahmad Maulana kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ahmad Maulana menjelaskan, sebelum lolos ke Korea Selatan, timnya yang diberi nama KsaADtria Garuda ini mengikuti sejumlah seleksi. Pada tahap awal, tim yang beranggota tiga mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Undip ini mengirimkan portofolio mengenai project apa saja yang pernah dilakukan. Pada seleksi ini, mereka mengirimkan campaign yang pernah dilakukan saat mengikuti kompetisi di Universitas Indonesia (UI).

Dalam campaign ini, kata Maulana, timnya berusaha untuk menghilangkan stereotype atau anggapan orang-orang bahwa warga Indonesia Indonesia itu identik dengan kebiasaan ngaret (mengulur waktu, Red).