Sensasi Berbuka di Gedung Tua

876
EKSOTIS : Pengunjung menikmati hidangan buka puasa yang disediakan Sonokembang Catering di Gedung Lawang Sewu. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
EKSOTIS : Pengunjung menikmati hidangan buka puasa yang disediakan Sonokembang Catering di Gedung Lawang Sewu. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
EKSOTIS : Pengunjung menikmati hidangan buka puasa yang disediakan Sonokembang Catering di Gedung Lawang Sewu. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
EKSOTIS : Pengunjung menikmati hidangan buka puasa yang disediakan Sonokembang Catering di Gedung Lawang Sewu. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Gedung tua yang sarat dengan sejarah, Lawang Sewu, dimanfaatkan oleh Sonokembang Catering untuk menawarkan sensasi berbuka puasa di tengah nuansa bangunan kuno.

Marketing Strategi Sonokembang Catering Chandra mengatakan, konsep yang ditawarkan adalah Sonokembang Ramadhan Open Kitchen yang akan dibuka sampai 27 Juli mendatang. Kegiatan itu didasari keinginan menyuguhkan konsep berbuka puasa yang tidak monoton dan unik. “Selama ini kami hanya fokus pada usaha katering, bukan restoran, namun pada Ramadan kali ini ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dengan mengusung open kitchen,” ujarnya.

Kesan angker pun hilang dengan settingan tata lampu yang ada. Dengan 40 menu hidangan yang disediakan, para pengunjung bisa memilih menu yang disukai. Mulai masakan tradisional, western, masakan melayu, Chinese, dan Japanese. “Bukan hanya menjual makanan, kami juga menjual suasana gedung tua ini,” jelasnya.

Animo masyarakat untuk merasakan sensasi berbuka puasa di Lawang Sewu ternyata cukup besar. Ini ibuktikan dengan selalu penuhnya meja yang disediakan sejak kali pertama dibuka “Sejak dibuka pada 11 Juni lalu, animonya sangat tinggi. Resevasi tiap meja selalu penuh,” katanya.

Sonokembang mulai melayani masyarakat sekitar pukul 17.00-21.00. Para pengunjung pun banyak yang ngabuburit sembari menikmati keindahan arsitektur bangunan peninggalan Belanda tersebut. “Kami belum tahu ke depannya seperti apa. Melihat animo yang besar mungkin saja open kitchen akan kami gelar disini lagi dengan segmentasi yang lebih luas,” tutupnya. (den/ric)