Sindikat Jambret Diringkus Polisi

544

Korban yang mendapat perlakuan kasar itu pun berteriak-teriak meminta tolong hingga menyita perhatian warga. “Warga yang memberikan pertolongan pun langsung menghajar salah satu pelaku,” katanya.

Namun pelaku lainnya berhasil kabur dengan membawa hasil jarahan. Meski demikian, pelarian pelaku yang lain yaitu Anang tak berlangsung lama karena warga yang mengejar berhasil meringkusnya.

Pelaku Anang tertangkap di salah satu sudut kampung, ia pun juga menjadi sasaran kemarahan warga sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh aparat kepolisian sektor (Polsek) Ambarawa. Dikatakan Mulyadi, kedua pelaku tersebut memang spesialis penjambretan.

Keduanya bahkan mengakui bahwa pernah melakukan aksi serupa di wilayah Salatiga. “Saat di Salatiga, pelaku beroperasi dengan menggendarai Kawazaki Ninja berwarna putih. Kemungkinan, pelaku juga sudah sering beroperasi di wilayah Kabupaten Semarang. Tapi, kalau di Ambarawa katanya baru kali ini,” katanya.

Sang korban, Refi mengaku sebenarnya sudah mencurigai niat buruk pelaku sejak pulang dari berbelanja. “Saya tahu kalau kedua pelaku itu terus mengawasi saya sejak di Toko Laris. Makanya, saya pulang cepat-cepat,” ujar Refi di depan polisi. Kedua penjambret tersebut merampas kalung emas dan liontin milik Refi seberat 20 gram. (ewb/zal)